“Normalisasi sungai dapat mengurangi risiko banjir bandang, sementara embung dan kanal mempermudah tim darat maupun water bombing dalam menghadapi kebakaran hutan,” jelasnya.
Baca Juga: PBNU Ingatkan Kehati-hatian Soal Usulan Dana Zakat untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Harapan untuk Masa Depan Penanganan Bencana
Suharyanto optimistis bahwa penguatan infrastruktur dapat mengurangi frekuensi dan dampak bencana di Indonesia.
“Jika kerja sama lintas sektor segera dilaksanakan, kita bisa menekan dampak bencana secara signifikan,” tegasnya.
Rapat ini juga dihadiri oleh Menko PMK, Menteri Kesehatan, Wakil Menteri PPPA, Wakil Menteri Kependudukan, dan Menteri PUPR. Semua pihak sepakat bahwa penguatan infrastruktur adalah kunci utama untuk menghadapi tantangan bencana di Indonesia. ***