Pilu di RS Grogo, Ayah Tega Tinggalkan Bayinya, Pelajaran dari Ketulusan Hati

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Rabu, 15 Januari 2025 | 19:06 WIB
Potret pelaku ayah yang tega menelantarkan bayinya di RS Sumber Waras, Grogol, Jakarta Barat, pada 27 Desember 2024 lalu. (Dok. Polsek Grogol Petamburan)
Potret pelaku ayah yang tega menelantarkan bayinya di RS Sumber Waras, Grogol, Jakarta Barat, pada 27 Desember 2024 lalu. (Dok. Polsek Grogol Petamburan)

Anak Membawa Kebahagiaan, Bukan Beban

Bagi Burhan, setiap anak yang diasuh di yayasannya membawa kebahagiaan tersendiri. Ia menekankan bahwa anak adalah titipan yang harus dijaga, bukan beban.

"Bayi yang menangis itu wajar. Namun, jika ibunya yang menangis, itu tanda bahaya. Mereka butuh dukungan, bukan penghakiman," tegas Burhan, mengenang momen menyelamatkan seorang ibu dan anaknya di jalan tol.

Pada 2024, Bali Baby Home telah merawat 30 bayi, di mana 30 persen di antaranya berhasil dipersatukan kembali dengan keluarganya. Burhan berharap kisahnya bisa menginspirasi lebih banyak orang untuk peduli pada nasib anak-anak terlantar.

Baca Juga: KPK Didesak Tangkap Mantan Sekwan Tolikara Terkait Kasus Penyalahgunaan Rp16 Miliar Lebih APBD 2017

Pelajaran Penting: Kasih Sayang Tak Mengenal Alasan

Kasus di RS Grogol menjadi pengingat bahwa kekerasan dan penelantaran terhadap anak bukanlah solusi. Sebaliknya, kisah Burhan di Bali menunjukkan bahwa dengan kasih sayang, kita bisa memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak.

Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menciptakan dunia yang lebih ramah bagi generasi mendatang. Jangan biarkan pilu seperti di RS Grogol terulang kembali. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X