21 Kelurahan di Kota Kupang Masuk Program Kampung Iklim

photo author
Lidya Radja, NTT Hits
- Kamis, 19 September 2024 | 18:21 WIB
Sosialisasi  Program Kampung Iklim di Kota Kupang
Sosialisasi Program Kampung Iklim di Kota Kupang

NTTHits.com, Kupang - Sebanyak 21 kelurahan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) masuk dalam Program Kampung Iklim (Proklim), salah satu strategi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI dalam upaya pengendalian perubahan iklim.

"Program ini dilaksanakan untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lain, untuk melakukan penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim,"kata  Asisten Perekonominan dan Pembangunan Setda Kota Kupang, Ignasius R. Lega, saat sosialisasi pelaksanaan kelurahan Proklim, Rabu, 18 September 2024.

Baca Juga: Korupsi Pengadaan Alat Kesehatan, Mantan Dirut RSUD Kefamenanu Dieksekusi Kejari TTU

Adapun kelurahan - kelurahan yang masuk dalam program Kampung Iklim diantaranya, Kelurahan Fatukoa, Batuplat, Naikoten I, Maulafa, Liliba, Oesapa, Fatubesi. yang pada tahun 2022 telah dilakukan tahapan persiapan dengan Penyusunan Database Kelurahan Proklim.

Kelurahan Naioni, Fatukoa, Batuplat, Naikoten I, Maulafa, Liliba, Oesapa, dan Fatubesi. yang pada tahun 2023 telah dilakukan tahapan perencanaan dengan melakukan Penyusunan Rencana Aksi untuk 8 Kelurahan dalam Wilayah Kota Kupang.

Dan di tahun 2024 ini dimulai tahapan pelaksanaan dengan melakukan kegiatan sosialisasi dan Penyusunan Database untuk 6 Kelurahan, yaitu: Kelurahan Belo, Oepura, Airnona, Oetete, Bonipoi dan Merdeka.

Baca Juga: Gempabumi M 5.0 Guncang Bandung Tidak Berpotensi Tsunami

Selanjutnya kegiatan lain dalam rangka pelaksanaan Proklim di Kota Kupang akan dilakukan tahun 2025, sehingga harapannya 51 Kelurahan di wilayah Kota Kupang dapat dijadikan sebagai Kelurahan Proklim yang tercatat dalam Sistem Registrasi Nasional dan Spektrum.

Plt. Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Setda Kota Kupang, Rahmat Mukolang, mengatakan,  program ini dilaksanakan untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lain untuk melakukan penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan emisi gas rumah kaca serta memberikan pengakuan terhadap upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang telah dilakukan di tingkat lokal sesuai dengan kondisi wilayah.

Adapun maksud pelaksanaan sosialisasi tersebut untuk mengimplementasikan Pengendalian Perubahan Iklim dan prosedurnya, kebutuhan data dan ketersediaan informasi serta prosedur pengisian data menuju hasil akhir penilaian database Proklim di Kota Kupang.

Baca Juga: 81 Warga Alami Luka -Luka akibat Gempa M5,0 di Bandung

"Kegiatan ini upaya mendorong masyarakat agar dapat melakukan aksi adaptasi dan langkah mitigasi terhadap berbagai dampak perubahan iklim,"kata Rahmat.

Program Kampung Iklim di kelurahan - kelurahan mendorong masyarakat agar melakukan adaptasi dan mengambil langkah mitigas terhadap berbagai dampak perubahan iklim, yang dimulai di lingkungan tempat tinggal, seperti pengendalian kekeringan, peningkatan ketahanan pangan, pengendalian penyakit terkait iklim dan sebagainya. (*)

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lidya Radja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X