NTTHits.com, Kupang - Ratusan warga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), rela antri dan berdesakan demi mendapat pangan murah yang di gelar Perum Bulog, dalam hajatan puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Badan Pangan Nasional (Bapanas) ke-2 yang dilaksanakan di Arena Car Free Day, Sabtu, 12 Agustus 2023.
Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Bulog NTT dalam hajatan tersebut menjual sejumlah komoditi yakni beras, telur, gula pasir, minyak goreng, bawang merah dan bawang putih dengan harga jauh dibawah harga pasar. Seluruh komoditas yang dijual langsung diserbu warga, dengan komoditas yang laku terjual habis adalah Bawang Merah dan Bawang Putih.
Baca Juga: HUT ke- 2 Badan Pangan Nasional, Bulog NTT Sinergi Kolaborasi Wujudkan Merdeka Pangan Lewat SPHP
"Semenjak aktivitas penjualan pangan dengan harga murah dimulai, seluruh komoditas yang diperjualbelikan diserbu warga, dan terjual habis dari kuota yang disiapkan Bulog adalah bawang merah dan bawang putih,"kata Manager Bisnis Bulog Kanwil NTT, Elita Mautang.
Adapun komoditas pangan murah yang laku terjual diserbu warga yakni beras dari jumlah kuota stok sebanyak 110ribu kg, laku terjual sebanyak 109,540kg, minyak goreng dari kuota 14.400liter laku terjual sebanyak 11,356liter.
Gula pasir dari kuota awal sebanyak 3ribu kg laku terjual sebanyak 1.088kg sedangkan komoditi bawang merah dan bawang putih dengan kuota stok sebanyak 300kg, seluruhnya laku terjual habis.
Baca Juga: Antisipasi Ancaman El Nino, Bulog NTT Simpan Cadangan Beras 10 Ribu Ton
Harga komoditi-komoditi Bulog yang dijual dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dipatok dengan harga dibawah harga pasar yakni beras perkilo seharga Rp.9ribu, minyak goreng Rp.14ribu/liter, telur ayam Rp.27ribu/kg, gula pasir seharga 14ribu/kg, bawang merah Rp.15ribu/kg dan bawang putih dipatok dengan harga Rp.38ribu/kg.
"Bawang merah dan bawang putih yang paling diminati, habis terjual dari semua komoditi yang dijual hari ini,"tambah Elita.
Sinergi dan kolaborasi mewujudkan merdeka pangan melalui Gerakan Pangan Murah yang diselenggarakan oleh Bapanas bekerja sama dengan Bulog kanwil NTT dan ID Food, menggandeng pelaku usaha untuk penyediaan pangan dengan harga murah dan berkualitas sekaligus stabilisasi pasokan dan harga pangan guna menurunkan tingkat inflasi. (*)