Marthen Dira Tome Selamatkan Garam Beryodium Nataga Sabu Raijua

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Selasa, 6 Juni 2023 | 13:08 WIB
Marthen Dira Tome saat pantau produksi garam beryodium Nataga
Marthen Dira Tome saat pantau produksi garam beryodium Nataga

NTTHits.com, Sabu Raijua - Garam beryodium Nataga cap otak kembali hadir untuk memenuhi kebutuhan garam di Nusa Tenggara Timur (NTT). Produksi garam ini sempat vakum pada 2017. Namun diselamtakan mantan Bupati Sabu Raijua, Marthen Dira Tome.

"Garam beryodium Nataga ini diharapkan bisa penuhi kebutuhan gatam beryodium di Sabu dan NTT, sehingga harus dijaga betul, tumbuh kembangkan usaha itu," kata pembina Koperasi Produsen Raja Laut, Marthen Dira Tome saat mengunjungi pabrik garam tersebut, Selasa, 6 Juni 2023.

Garam beryodium Nataga ini dikelola oleh Koperasi Produsen Raja Laut, setelah sempat vakum sejak 2017 lalu.

Baca Juga: Djefri Hanok, Putra NTT Dipercaya Jabat Dosen Madya Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan

Marthen meyakini garam beryodium Nataga bisa bersaing dengan garam beryodium dari luar daerah, seperti garam kapal.

"Saya yakin jika dikelola dengan baik, maka garam Nataga bisa bersaing dengan garam beryodium lain dari luar NTT. Apalagi Sabu akan menjadi sentra produksi garam di NTT," katanya.

Garam beryodium Nataga ini, jelasnya, diproduksi menggunakan garam murni yang diambil dari air laut dan diproses di tambak garam masyarakat.

Garam Nataga Sabu Raijua siap dipasarkan
Garam Nataga Sabu Raijua siap dipasarkan

Untuk menghasilkan garam berkualitas butuh proses melalui enam tahapan hingga diproduksi menjadi garam. Selanjutnya digunakan untuk proses garam beryodium Nataga.

"Ada enam tahap pembuatan garam hingga produksi, selanjutnya masuk ke oven (bakar dgn gas), yudisasi, haluskan dengan mesin, dan pekeging. Tidak ada bahan pewarna," jelasnya.

Baca Juga: Sertijab Tiga Pejabat Jajaran Korem 161 Wirasakti, Danrem Tidak Semua Diberi Kesempatan Duduki Jabatan Ini

Manager Koperasi Produsen Raja Laut, Jhon Elie Dali mengatakan Garam Nataga cap Otak ini kembali beroperasi pada 8 Mei 2023, sebelumnya terakhir beroperasi pada 2015 silam.

"Sebelumnya masih dikelola oleh Pemda, sekarang kami dari koperasi yang mengelolanya," katanya.

Hingga hari ini, menurut dia, produksi garam beryodium Nataga telah memproduksi sebanyak seribu dos atau sekitar 80 ribu sachet garam beryodium yang telah dikirim ke sejumlah wilayah seperti Kupang, Pulau Sumba, hingga Papua.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sasando Dia, Sinergi Perkuat Ekonomi NTT

Selasa, 3 Maret 2026 | 21:05 WIB
X