NTTHits.com, Kupang - Para pelaku usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengapresiasi perhatian Fransiscus Go, pengusaha sekaligus pemerhati UMKM, yang mendukung usaha yang dilakukan oleh individu, kelompok atau badan usaha kecil melalui Takuju Market inisiasi Baomong Nonstop (BNS).
"Untuk dukungan pak Fransiscus Go, terima kasih banyak sudah mendukung kegiatan ini, Kami UMKM sangat membutuhkan orang-orang seperti beliau ini, untuk bagaimana UMKM bisa lebih maju kedepannya,"kata pemilik kedai Istana Jus, Ayu Witari Tallo, Senin, 9 Juni 2025.
Baca Juga: Bukan Pulau Gag! Dua Perusahaan Ini Justru Jadi Ancaman Nyata bagi Geopark Raja Ampat
Menurut dia, sejak di buka dari 8 Juni 2025, Takuju Market mampu menarik pelanggan yang datang silih berganti, selain menjadi ajang jualan, juga sekaligus promosi produk UMKM secara lebih luas dan bisa bersosialisasi dan bekerjasama dengan UMKM lain yang menyediakan produk yang berbeda.
Ayu mengatakan, untuk pendapatan dua hari dalam event Takuju Market kedai Istana Jus mampu meraih omset yang signifikan, "Berharap sekali dilakukan even seperti ini, sebagai pelaku usaha kecil sangat senang ada seperti ini,"tandas Ayu.
Baca Juga: Kedatangan Timnas Indonesia Disambut Meriah Suporter di Osaka
Pemilik Stand Juragan Geprek, Abraham Juan, mengapresiasi dan menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan perhatian Fransiscus Go melalui even Takuju Market yang
"Namanya baru saya dengar, tapi bagi saya, sangat berterima kasih karena sudah mendukung dan memperhatikan kita pelaku usaha kecil, jika bapak bisa mendengar, saya ingin sampaikan terima kasih sekali buat Bapak Fransiscus Go,"usap Juan.
Baca Juga: Jelang Duel Panas di Osaka, Keisuke Honda Ingatkan Jepang Waspadai Indonesia
Dirinya mengaku, usahanya telah di buka sejak Februari, namun pemasukan naik turun dan tidak stabil, namun setelah dua hari berada di even Takuju Market, pendapatan yang masuk mampu menutupi biaya operasional yang sebelumnya tidak mencapai target.
Juan menambahkan, Takuju Market sudah selayaknya disebut sebagai pasar benaran, karena memadukan suasana pasar, dimana para pengunjung mendatangi lokasi, namun konsep suasananya unik, berbeda dan menarik.
Baca Juga: Menang Lawan Jepang, Timnas Indonesia Bisa Lompat ke Peringkat 110 FIFA, Tepat di Bawah Vietnam
Bahkan, jualan di Takuju Market, selain bertemu calon pembeli dari berbagai kalangan baik orangtua, anak muda, bahkan anak kecil, juga dapat bertemu pengusaha kecil lainnya atau sesama UMKM untuk bisa sukses bersama.
"Dari sini beta belajar dan bertemu dengan sesama UMKM untuk bisa sukses bersama, karena UMKM dapat menopang ekonomi daerah, bukan hanya korporasi besar, karena kami juga perkerjakan dan mengaji tenaga kerja,"tutup Juan.