NTTHits.com, Kupang - Ketersediaan minyak tanah di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam satu minggu terakhir menjadi perburuan para konsumen guna memenuhi kebutuhan rumah tangga karena sukar didapati di tempat- tempat penjualan.
"Saya meminta Kadis Perindag untuk menghadirkan beberapa pemilik pangkalan minyak guna bertemu dan berdiskusi, agar bisa lebih cepat mengambil langkah-langkah penting terkait masalah ini,”kata Pj Wali Kota, Linus Lusi saat melakukan Inspeksi Mendadak di salah satu distributor minyak tanah PT. Uma Tana Anawara, Selasa, 10 September 2024.
Menurut dia, dalam sidak yang dilakukan diperoleh informasi bahwa siklus pendistribusian minyak tanah tidak terlalu panjang hingga sampai ke masyarakat, yaitu dari Pertamina ke agen, agen ke pangkalan, dan pangkalan ke konsumen.
Distributor juga mengakui bahwa jatah pasokan minyak tanah dari Pertamina kepada agen tetap stabil dan tidak ada pengurangan, dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 4ribu per liter sesuai aturan pemerintah, dan distributor menjamin setiap transaksi di tingkat pangkalan sesuai dengan titik koordinat yang telah ditentukan.
Baca Juga: Telkomsel Launching Perdana Edisi Khusus Paket Konektivitas “Semeton Hebat”
"Sidak ini bertujuan untuk menelusuri penyebab terjadinya kelangkaan minyak tanah di kalangan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir ini,"tambah Linus.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Kupang diminta untuk segera komunikasikan dengan para pemilik pangkalan guna mencari solusi atas permasalahan kelangkaan minyak tanah di Kota Kupang. (*)