Bank Indonesia - Gubernur NTT Panen dan Tanam Perdana Komoditas Holtikultura di Dua Lokasi

photo author
Lidya Radja, NTT Hits
- Selasa, 17 Oktober 2023 | 17:34 WIB
BI-Gub NTT  Panen dan Tanam Perdana di Kabupaten Kupang
BI-Gub NTT Panen dan Tanam Perdana di Kabupaten Kupang

NTTHits.com, Kabupaten Kupang - Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI), Donny Heatubun dan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Ayodhia Kalake, bersama melaksanakan panen perdana implementasi Digital Farming di GS Organik dan aksi tanam perdana implementasi Integrated Farming di Pondok Pesantren Hidayatullah, Batakte kabupaten Kupang.

Hal tersebut merupakan komitmen Kantor Perwakilan Bank Indonesia NTT (KPw BI NTT) dalam terus memberi dukungan dalam pengendalian inflasi yang multidimensi di daerah, sehingga dibutuhkan kerjasama yang erat dengan Pemerintah Daerah dalam menjaga terkendalinya inflasi volatile food (VF).

Baca Juga: Tanpa Dasar Hukum, Uang Makan Minum Pimpinan DPRD Kota Kupang Capai Rp.2,1 Milliar Jadi Temuan BPK NTT

"Melalui implementasi Digital Farming pada GS Organik dan implementasi Integrated Farming pada Ponpes Hidayatullah, Batakte merupakan salah satu wujud dalam mendukung program Pemerintah, baik pusat maupun daerah,"Kata Kepala KPw BI NTT, Donny Heatubun dalam sambutan, Selasa, 17 Oktober 2023.

Sebagaimana instruksi Presiden RI pada Rakornas TPID yang berlangsung pada tanggal 31 Agustus 2023 yang lalu, diinstruksikan bahwa sinergi kebijakan dalam pengendalian inflasi pangan ditempuh melalui 5 (lima) langkah kebijakan, maka upaya Kantor Perwakilan Bank Indonesia Prov. NTT melalui implementasi Digital Farming pada GS Organik dan implementasi Integrated Farming pada Ponpes Hidayatullah, Batakte merupakan salah satu wujud dalam mendukung program Pemerintah, baik pusat maupun daerah.

Baca Juga: Sita Aset Pribadi Pemegang Saham, Kuasa Hukum PT SIM Kecam Kejati NTT Arogan dan Intimidasi

Oleh karena itu, kegiatan ini juga menjadi salah satu bekal dan Upaya untuk menjaga prestasi yang telah dicapai baik oleh Pemprov. NTT, Pemkot Kupang, Pemerintah Kota Kupang dan 3 Kabupaten yaitu Nagekeo, Sabu Raijua dan Ende pada TPID 2023 award yang disampaikan pada Rakornas TPID tersebut.

Gubernur NTT, Ayodhia Kalake, mengatakan, melalui kegiatan yang diinisiasi oleh KPw BI NTT baik pada implementasi digital farming (GS Organik) berupa alat pengukur pH tanah yang terkoneksi dengan smartphone maupun pada integrated farming (Ponpes Hidayatullah), berupa perikanan, pupuk cair, serta bantuan sarana dan prasarana pertanian lainnya juga sangat sejalan dengan Instruksi kedua dari Presiden RI, yaitu memperkuat sarana dan prasarana pertanian dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian.

Baca Juga: Santri Dukung Ganjar NTT Bantu Lantainisasi MTs An Nur Lembata

"Diharapkan juga dengan kegiatan panen Perdana dan tanam Perdana, dapat meningkatkan keyakinan pelaku usaha terhadap produk tanaman pangan atau hortikultura dengan tetap memperhatikan daya saing dan keberlangsungan stock,"kata Ayodhia.

Digital Farming merupakan salah satu upaya Bank Indonesia dalam pengembangan UMKM di bidang klaster pangan yang bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan strategis. Selain meningkatkan kapasitas, pemberian bantuan teknologi ini juga ditujukan untuk meningkatkan efisiensi biaya, peningkatan daya saing dan perluasan pasar UMKM.

Tidak sampai di situ, di tengah upaya dalam mendorong pemulihan ekonomi daerah dan menjaga ketahanan pangan, maka kemandirian ekonomi pada kelompok keagamaan yang ada di NTT memiliki peran yang sangat penting untuk membangun basis ekonomi daerah dan nasional yang kuat.

Baca Juga: Pemprov NTT Alokasi Pembayaran Cicilan Bunga dan Pokok PT SMI Rp221 Miliar

Oleh karena itu, KPw BI NTT juga mengimplementasikan integrated farming pada Pondok Pesantren Hidayatullah Batakte, dengan tujuan untuk memperkuat ekosistem rantai nilai halal, dan pengembangan kemandirian ekonomi pesantren sebagai bagian dari kebijakan bauran Bank Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lidya Radja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sasando Dia, Sinergi Perkuat Ekonomi NTT

Selasa, 3 Maret 2026 | 21:05 WIB
X