Masih terkait dengan Bank NTT, Fraksi Partai Golkar juga menyoroti kecendrungan penurunan laba yang cukup jomplang dari tahun ke tahun ini perlu ditelusuri. Kredit sebagai sumber laba terus meningkat akan tetapi labanya justru terus menurun.
“Hal ini perlu ditelusuri lebih detail lagi sehingga kecendrungan penurunan laba bisa segera di “rem” atau di tekan dengan segera, mengingat akhir tahun buku 2023 akan segera berakhir 4 bulan lagi,” tegasnya.***