politik

Tahun 2022, Biaya Perjalanan Dinas Dirut Bank NTT Hampir Capai Rp1 Miliar

Rabu, 11 Januari 2023 | 15:38 WIB
Amos Corputty

NTTHits.com, Kupang - Realisasi biaya perjalanan dinas Direktur utama (Dirut) Bank NTT selama tahun 2022 mencapai Rp913,5 juta lebih atau 137 persen. Hal itu tertuang dalam laporan akhir tahunan 2022 yang diterima media ini, Rabu, 11 Januari 2023.

Dalam laporan tersebut disebutkan biaya perjalan dinas Dirut Bank NTT pada triwulan IV mencapai Rp668,7 juta, dengan realisasi anggaran perjalanan dinas sejak Januari hingga November 2022 mencapai Rp814,1 juta.

Adapun biaya perjalanan dinas pada Desember 2022 mencapai Rp99,3 juta, sehingga total realisasi perjalanan dinas Rp913,5 juta selama setahun.

Baca Juga: Dibalik Penghargaan yang Diterima Bank NTT Tersimpan Sejumlah Masalah

Sedangkan biaya perjalanan dinas komisaris Bank NTT pada 2022 totalnya mencapai Rp488,1 juta. Biaya perjalanan dinas Direktur IT dan Oeprasional mencapai Rp196,1 juta.

Biaya perjalanan dinas Direktur kredit sebanyak Rp514 juta lebih, direktur kepatuhan Rp198,8 juta lebih, Direktur Dana dan Treasury sebesar Rp543 juta serta perjalanan dinas dari pegawai kantor pusat Bank NTT.

Sehingga total realisasi biaya perjalanan dinas komisaris, direksi, pegawai dan mitra kerja selama tahun 2022 mencapai Rp17,4 miliar lebih.

Pemegang saham seri B Bank NTT, Amos Corputty menilai realisasi biaya perjalanan dinas komisaris, dan direksi terlalu besar, dan terkesan perjalanan dinas hanya untuk foya-foya.

Baca Juga: Bank NTT Terancam Turun Status Jadi BPR

"Tidak semua undangan harus dihadiri oleh Dirut, jika bukan kepentingan bisnis guna meningkatkan keuntungan bagi bank, tidak perlu hadir," ujarnya.

Dia mencontohkan kunjungan ke kantor cabang, itu sama halnya dengan buang anggaran, jika pergi hanya foya-foya. Apalagi Bank NTT menuju smart bank.

"Jika smart bank, maka bisa dilakulan via zoom untuk kantor cabang. Tak perlu pergi untuk foya-foya," tegasnya.

Karena itu, dia menyarankan untuk menghindari perjalanan dinas yang tak perlu. "Tak perlu buang biaya, jika tidak menguntungkan bank," tegasnya.

Kepala Divisi Corcek Bank NTT, Endry Wardono hingga berita ini diturunkan belum menjawab pertanyaan wartawan via Whats App terkait realisasi perjalanan dinas tahun 2022.***

Tags

Terkini