NTTHits.com, Kupang - Polda NTT menghimbau kepada masyarakat NTT, terkhusus Labuan Bajo agar tidak menggelar unjuk rasa saat kegiatan KTT Asean.
"Khususnya untuk unjuk dihimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya di Labuan Bajo untuk menahan diri, tidak melakukan unjuk rasa pada saat kegiatan KTT ASEAN, karena bisa merusak nama baik, reputasi dari Labuan Bajo itu sendiri," kata Kapolda NTT Irjen Johni Asadoma usai Apel Gelar Pasukan pergeseran Personel dan Peralatan di Mapolda NTT, Sabtu, 29 April 2023.
Dia mengatakan Polri telah mengantisipasi semua gangguan yang bisa terjadi pada kegiatan KTT Asean ke-42 di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.
Baca Juga: Amankan Asean Summit di Labuan Bajo, Polda NTT Kerahkan 1.660 Personil
"Kita mengantisipasi semua ancaman, baik itu mulai dari unjukrasa, kemacetan lalu lintas, bencana alam, terorisme, serangan cyber dan sebagainnya. Itu adalah porensi-potensi gangguan," ungkapnya.
Dia mengatakan NTT perlu berbangga karena Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Labuan Bajo, NTT sebagai tuan rumah KTT Asean. Walaupun fasilitas dan sarana prasara belum memadai.
"Tentu saja ini merupakan suatu kebanggaan dari kita semua orang NTT khususnya Labuan Bajo, karena tempat ini ditunjuk langsung bapak Presiden untuk menjadi tuan rumah, walaupun sarana prasarana, fasilitas itu masih belum memadai," katanya.
Baca Juga: Wajib PAUD Selama Setahun Jadi Syarat Baru PPDB Masuk SD di Kota Kupang
Hal ini, menurut dia, perlu disyukuri Masyarakat Labuan Bajo, Manggarai Barat dan tentunya berterimakasih kepada Presiden RI.
"Ini yang harus kita syukuri, kita berterima kasih kepada bapak Presiden, imbalannya apa? mari kita ciptakan situasi keamanan yang kondusif, tertib, ramah, tunjukan bahwa kita adalah tuan rumah yang baik. Itu saja kuncinnya," ujarnya.
Jadi, lanjutnya, pihaknya tidak melarang adanya unjuk rasa, namun akan ditentukan titik, sehingga tidak mengganggu kenyamanan tamu negara yang mengikuti KTT Asean.
Baca Juga: Tugas Belajar Namun Tidak Pernah Kembali, ASN Dokter di Kupang Kena Pecat
"Silahkan saja unjuk rasa, tapi ini harga diri kita. Ini adalah satu kesempatan yang baik kita mempromosikan Labuan Bajo lebih masif lagi, maka saya mengimbau menahan diri untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat menggangu keamanan, ketertiban dan kenyamanan dari pada tamu-tamu kita", pungkasnya.***