politik

Gubernur NTT Tinjau Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SMAN 7 Kupang

Senin, 28 April 2025 | 18:25 WIB
Gubernur NTT Tinjau makan bergizi gratis di SMAN 7 Kupang. (Humas NTT)

NTTHits.com, Kupang— Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena melakukan kunjungan langsung ke SMA Negeri 7 Kupang untuk meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (28/4/2025) pagi.

Dalam kunjungannya, Gubernur Melki didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Ambros Kodo serta Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Maulafa, Noni Kamlasi. Mereka disambut hangat oleh Kepala Sekolah SMAN 7 Kupang, Wemvrid Boimau, bersama para guru dan siswa-siswi.

Gubernur NTT menegaskan bahwa program MBG yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia dengan memastikan kecukupan gizi peserta didik.

Baca Juga: Yayasan MBN Klarifikasi Soal Dugaan Pemangkasan Anggaran Porsi Makan MBG

"Asupan gizi menjadi fokus utama program MBG. Saya ingin memastikan program ini berjalan dengan baik di sekolah-sekolah sehingga siswa-siswi mendapatkan gizi yang cukup untuk menunjang kemampuan belajar mereka," ujar Gubernur Melki.

Lebih jauh, Gubernur juga menyebutkan bahwa pelaksanaan MBG dapat menjadi indikator kehadiran siswa di sekolah.

"Lewat MBG ini, kita bisa pantau juga tingkat kehadiran siswa. Ini sekaligus menjadi alat untuk mendorong peningkatan kedisiplinan di sekolah," tambahnya.

Baca Juga: Temui Gubernur NTT, Dirut LPP Paparkan Rencana Pembuatan Film Dokumenter MBG

Gubernur Melki secara khusus menginstruksikan kepada Kepala Sekolah dan para guru untuk menjaga konsistensi pelaksanaan MBG agar program ini berjalan optimal dan tepat sasaran.

Dalam arahannya, Gubernur juga menekankan pentingnya pendampingan siswa dalam memilih perguruan tinggi setelah lulus SMA.

"Kita tidak bisa lagi membiarkan anak-anak memilih sendiri tanpa bimbingan. Kepala Sekolah, guru, dan orang tua harus aktif mengarahkan anak-anak untuk menentukan perguruan tinggi atau sekolah kedinasan yang tepat," tegasnya.

Baca Juga: Rentetan Kasus Keracunan MBG di Berbagai Daerah: Program Bergizi yang Kini Dikhawatirkan

Lebih lanjut, Gubernur Melki mengungkapkan bahwa Pemprov NTT terus melakukan pendekatan ke berbagai kementerian untuk mendapatkan kuota lebih besar di sekolah-sekolah kedinasan, terutama di sektor-sektor unggulan seperti pertanian, kelautan, perikanan, dan perkebunan.

"Kita perlu lebih banyak lulusan yang ahli di sektor-sektor ini agar pembangunan NTT semakin maju," jelas Gubernur.

Halaman:

Tags

Terkini