politik

Baru Sebulan Menjabat, Dirjen Migas Dicopot Usai Kantornya Digeledah Kejagung dalam Kasus Dugaan Korupsi Minyak Mentah

Selasa, 11 Februari 2025 | 19:21 WIB
Keterangan Kejagung terkait kasus dugaan korupsi minyak mentah di Kementerian ESDM periode 2018-2023. (Dok. Kejaksaan RI)

Namun, yang terjadi justru sebaliknya—bukan mengutamakan produksi dalam negeri, PT Pertamina malah lebih banyak mengimpor minyak, sementara KKKS swasta tetap mengekspor minyak lokal ke luar negeri.

Baca Juga: Otoritas Malaysia Rampungkan Identifikasi Biometrik, Korban Penembakan WNI Berasal dari Sumatera Utara

"Akibatnya, minyak mentah yang sebenarnya bisa diolah di kilang dalam negeri justru dijual ke luar, sementara kita malah menambah ketergantungan pada impor," lanjutnya.

Pola ini diduga menjadi celah terjadinya korupsi, dengan dugaan praktik persekongkolan antara pejabat terkait, pihak Pertamina, serta KKKS swasta.

"Jadi, mulai dari situ kita melihat ada unsur perbuatan melawan hukum," tegas Harli.

Kementerian ESDM Klaim Aktivitas Tetap Normal

Meski diterpa skandal besar, Kementerian ESDM memastikan operasional mereka tetap berjalan seperti biasa.

"Tidak ada kendala, kegiatan di kementerian tetap berjalan normal," tegas Yuliot Tanjung.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan siap bekerja sama dengan Kejagung dalam mengungkap kasus ini.

"Kami mengikuti proses hukum yang berlaku dan akan sangat kooperatif dengan Kejaksaan Agung," tutupnya.***

Halaman:

Tags

Terkini