NTTHits.com, Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu janji utama Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sejak masa kampanye. Kini, program ini mulai berjalan, dan masyarakat pun tak sabar menunggu pemerataan manfaatnya.
Saat menghadiri Perayaan Imlek 2076 Kongzili Tingkat Nasional di TMII, Jakarta Timur, Minggu, 9 Februari 2025, Wapres Gibran berbagi cerita tentang antusiasme masyarakat terhadap MBG.
"Makan Bergizi Gratis ini adalah program yang ditunggu-tunggu," ujar Gibran.
Baca Juga: Ancaman Pembakaran Sekolah di Papua Gegara MBG, Menhan: “Ini Kemanusiaan, Bukan Politik!”
Bahkan, ia mengaku sudah ditagih oleh masyarakat sejak sebelum dirinya dan Prabowo dilantik pada 20 Oktober 2025.
"Tiap hari orang nanya, ‘Kapan makan siang gratis?’ ‘Kapan makan siang gratis?’" tambahnya, disambut tawa para hadirin.
Saat ini, MBG sedang dalam tahap pemerataan, dengan harapan bisa menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
Program Strategis untuk Masa Depan Anak Bangsa
Sebagai program unggulan pemerintahan Prabowo-Gibran, MBG memiliki target besar dalam meningkatkan kualitas gizi generasi muda Indonesia.
Dalam kunjungan ke Depok, Jawa Barat, 4 Februari 2025, Wapres Gibran menegaskan bahwa MBG bukan sekadar program bantuan makan gratis, tetapi sebuah investasi jangka panjang.
"Jika kualitas gizinya lebih baik, maka generasi muda Indonesia bisa tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki daya saing tinggi," ungkapnya.
Program ini juga diharapkan mampu menurunkan angka malnutrisi dan meningkatkan prestasi akademik siswa di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Serangga hingga Ulat Sagu Masuk Menu MBG? Begini Penjelasan Badan Gizi Nasional
Target Penerima MBG: Dari 3 Juta ke 89 Juta Orang!
Sejak dimulai pada 6 Januari 2025, MBG telah menyasar jutaan penerima manfaat. Berikut tahapan targetnya:
✅ Januari - April 2025: 3 juta penerima manfaat
✅ April - Agustus 2025: 6 juta penerima manfaat
✅ Sampai akhir 2025: 15 juta penerima manfaat