Hanura NTT Minta Program Makan Bergizi Gratis Dievaluasi, Soroti Efektivitas dan Sasaran Penerima

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Selasa, 4 Februari 2025 | 18:15 WIB
Refafi Gah
Refafi Gah

NTTHits.com, Kupang – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto terus menjadi sorotan. Kali ini, Fraksi Partai Hanura DPRD NTT meminta agar program ini dievaluasi lebih lanjut agar lebih tepat sasaran dan tidak mubazir.

Ketua Fraksi Hanura DPRD NTT, Refafi Gah, mengungkapkan bahwa ada beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan dalam implementasi MBG, terutama terkait kelompok penerima manfaat dan efektivitas alokasi anggaran.

Menurutnya, prioritas program ini seharusnya diberikan kepada anak-anak di luar kota, bukan anak-anak di perkotaan yang rata-rata berasal dari keluarga kelas menengah ke atas.

Baca Juga: Ketua DPC Hanura TTU Minta Program Bupati Incumbent Yang Termuat Dalam RPJMD Tidak Dirubah Tapi Dilanjutkan

“Apakah makan gratis ini juga harus diberikan kepada anak-anak di kota? Bukankah mereka sudah memiliki akses gizi yang lebih baik? Sementara di luar kota, masih banyak anak-anak yang kekurangan gizi dan lebih membutuhkan,” ujar Refafi Gah.

Evaluasi Perlu Dilakukan Agar MBG Tepat Sasaran

Refafi menyoroti bahwa anggaran program MBG yang mencapai Rp10.000 per siswa mungkin belum sepenuhnya efektif. Ia mengusulkan agar dana tersebut dialokasikan langsung kepada orang tua agar mereka bisa menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak sejak dari rumah.

Selain itu, ia juga menyoroti peran tenaga kerja dalam program MBG, termasuk gaji tukang masak yang mencapai Rp3 juta per bulan.

“Lucunya, saya melihat anak-anak tetap kurus, sementara tukang masak malah tambah gemuk. Ini yang perlu diperhatikan oleh pemerintah agar program benar-benar bermanfaat,” katanya.

Baca Juga: Politisi Perindo TTU Berbalik Dukung Paslon Bupati - Wabup TTU 'JUANG' Yang Diusung PDIP, Hanura, P3. Falentinus Makun : Paslon Lain Stop Omong Kosong

Untuk itu, ia meminta agar ada tim khusus yang mengkaji lebih dalam implementasi MBG, termasuk kemungkinan mekanisme baru yang lebih efisien.

Baca Juga: Ketua DPC PDIP dan Hanura TTU Sampaikan Alasan Mengusung Juandi David Sebagai Calon Bupati di Depan Masyarakat Desa Sunsea

Harapan untuk MBG ke Depan

Dengan adanya kritik dan evaluasi dari berbagai pihak, harapannya program MBG bisa berjalan lebih baik dan tepat sasaran. Evaluasi ini bukan untuk meniadakan program, tetapi agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anak-anak yang membutuhkan, terutama di daerah pelosok yang masih menghadapi masalah gizi buruk.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X