politik

Ancaman Pembakaran Sekolah di Papua Gegara MBG, Menhan: “Ini Kemanusiaan, Bukan Politik!”

Kamis, 6 Februari 2025 | 16:52 WIB
Penerima manfaat program MBG untuk seluruh wilayah Indonesia. (Instagram/badangizinasional.ri)

Ia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk memenuhi kebutuhan gizi rakyat, terutama di daerah-daerah yang selama ini terpinggirkan.

"Mereka semua adalah anak-anak kita yang berhak mendapatkan makanan bergizi setiap hari," katanya.

Baca Juga: PBNU Ingatkan Kehati-hatian Soal Usulan Dana Zakat untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Kenapa MBG Belum Berjalan di Papua?

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa ada tiga faktor utama yang menyebabkan MBG belum sepenuhnya berjalan di Papua:

  1. Anggaran – Pemerintah sudah menyiapkan dana, namun masih ada kebutuhan tambahan.
  2. Sumber Daya Manusia (SDM) – SDM tersedia, tetapi masih harus diperkuat.
  3. Infrastruktur – Jalan, transportasi, dan distribusi makanan masih menjadi tantangan besar.

"Anggaran dan SDM sudah siap, tapi infrastruktur masih menjadi kendala utama. Kami sedang mengupayakan agar program ini bisa segera menjangkau Papua dan Papua Tengah," jelas Dadan.

Baca Juga: Makan Bergizi Gratis untuk Ibu Hamil Resmi Diluncurkan, Ini Perbedaannya dengan MBG Anak Sekolah

Target dan Realisasi MBG di 2025

Sejak dimulai pada 6 Januari 2025, program MBG telah menjangkau 730 ribu penerima manfaat dengan 245 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 34 provinsi.

Pemerintah menargetkan 1,5 juta penerima manfaat pada pertengahan Februari. Sementara untuk tahun 2025, targetnya adalah 82,9 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Namun, untuk mempercepat pencapaian target, BGN membutuhkan tambahan anggaran sebesar Rp100 triliun, di luar Rp71 triliun yang sudah dialokasikan dari APBN.

Baca Juga: Wakil Presiden Gibran Rakabuming Pantau Langsung Program Makan Bergizi Gratis di Depok: Cukup Lahap Menyantap Menu Hari Ini 

Kesimpulan: Negara Tak Akan Mundur!

Meskipun mendapat ancaman dari OPM, pemerintah berkomitmen penuh untuk memastikan MBG berjalan di Papua. Dengan dukungan penuh dari TNI dan Polri, program ini akan tetap dijalankan demi masa depan anak-anak Papua yang lebih sehat dan sejahtera.

"Ini bukan soal politik, ini soal kemanusiaan! Rakyat Papua berhak mendapatkan makanan bergizi, dan negara tidak akan mundur menghadapi ancaman apa pun!" tegas Menhan Sjafrie.***

Halaman:

Tags

Terkini