NTTHits.com, Kupang – Hari pertama berkantor, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma langsung menggelar apel perdana bersama seluruh ASN lingkup Pemerintah Provinsi NTT di Halaman Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT. Acara ini menjadi momentum penting untuk menegaskan arah kepemimpinan baru di NTT.
Dalam amanatnya, Gubernur Melki menekankan bahwa ASN NTT harus bekerja dengan prinsip Ber-AKHLAK, yaitu:
✅ Berorientasi Pelayanan – Mengutamakan kepentingan masyarakat.
✅ Akuntabel – Transparan dan bertanggung jawab.
✅ Kompeten – Terus meningkatkan profesionalisme.
✅ Harmonis – Membangun lingkungan kerja yang solid.
✅ Loyal – Bekerja dengan dedikasi penuh.
✅ Adaptif – Siap menghadapi perubahan.
✅ Kolaboratif – Bekerja sama lintas sektor.
“ASN bukan sekadar pelaksana administrasi, tetapi agen perubahan! Kita harus modern, cepat, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tegas Melki.
Selain itu, Gubernur juga mengingatkan pentingnya efisiensi anggaran sesuai Instruksi Presiden No. 1 Tahun 2025. Ia menegaskan bahwa setiap rupiah dalam APBD harus tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.
“Birokrasi tidak boleh kalah dengan sektor swasta! Kita harus lebih efisien, inovatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tambahnya.
Tak hanya itu, Gubernur Melki juga menekankan transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan. ASN harus menerapkan konsep SAVY (Smart, Agile, Visionary, Youthful) dalam bekerja.
“ASN harus cerdas dalam memanfaatkan teknologi (smart), gesit menghadapi perubahan (agile), punya visi ke depan (visionary), dan tetap semangat seperti anak muda (youthful). Inilah semangat Ayo Bangun NTT!” serunya.
Baca Juga: Jelang Pesta Rakyat, Srikandi Melki-Johni Berbagi Kasih ke Panti Asuhan & Komunitas Gerobak
Wakil Gubernur Johni Asadoma turut mengajak ASN untuk bekerja dengan disiplin, loyalitas, dan profesionalisme.
“ASN NTT harus kompak, solid, dan memiliki jiwa petarung dalam membangun NTT!” tegasnya.
Baca Juga: Retreat di Magelang, Gubernur Melki dan Para Kepala Daerah NTT Misa di Gereja Santo Mikhael
Langkah Nyata: Rapat Strategis dan Dukungan Koperasi
Usai apel, Gubernur dan Wagub langsung memimpin rapat dengan para Pimpinan Perangkat Daerah. Mereka menegaskan bahwa meski anggaran terbatas, birokrasi harus tetap inovatif dan kreatif.
“Anggaran besar tidak selalu menjamin keberhasilan. Yang penting adalah inovasi dan strategi cerdas!” ujar Melki.
Salah satu fokus utama adalah penguatan koperasi di setiap desa, sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto.