Jurkam Paket Sahabat : Pemimpin Yang Orientasi Proyek Hanya Untuk Perkaya Kelompok Tertentu dan Diri Sendiri

photo author
Lidya Radja, NTT Hits
- Rabu, 30 Oktober 2024 | 20:53 WIB
Paket Sahabat Jonas-Alo saat Kampanye di Jalan Damai Kelurahan Oebufu
Paket Sahabat Jonas-Alo saat Kampanye di Jalan Damai Kelurahan Oebufu

NTTHits.com, Kupang - Juru Kampanye (Jurkam) pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) Paket Sahabat Jonas-Alo, Tellend Daud menegaskan, calon pemimpin yang hanya bisa orientasi proyek tanpa ditunjang Pendapatan Asli Daerah (PAD) artinya, hanya perkaya kelompok-kelompok tertentu dan diri sendiri. 

"Kalau kita cuma harap pemerintah pusat dengan dana transfer atau dana perimbangan DAK dan DAU tanpa ditunjang PAD, maka kita hanya orientasi proyek bagaiman perkaya kelompok tertentu dan diri sendiri,"tandas Tellend saat kampaye di Jalan Damai Kelurahan Oebufu, Rabu, 30 Oktober 2024. 

Baca Juga: KMN Berkah Melimpah 19 GT 27 Milik Law Agwan Yang Diselidiki Rudy Soik, Diringkus Polairud Polda NTT Dalam Operasi Ilegal Fishing

Menurut dia, sebelumnya ada narasi yang mengatakan bahwa walaupun selama kepemimpinan periode 2017-2022 PAD Kota Kupang diakui stagnan, tapi telah berbuat untuk pembangunan Kota Kupang, padahal kalau hanya pembangunan saja seperti lampu jalan dan taman APBD mencukupi, namun hal - hal atau program pro rakyat dapat terlaksana jika PAD dari tahun ke tahun mengalami peningkatan.

Adapun sumber-sumber PAD berasal dari pajak daerah (pajak hotel, reklame, restauran, rumah makan, pajak bumi dan bangunan perkotaan), retribusi (retribusi parkir), hasil pengelolaan kekayaan daerah yang sah dan lain lain pendapatan asli daerah yang sah.

Pasangan Calon (Paslon) paket Sahabat Jonas Salean - Aloysius Sukardan menjadi sosok paslon yang datang dengan gagasan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

"Paket Sahabat, Jonas-Alo hadir dengan membawa ide dan gagasan, bukas sekadar gas-gas saja, dan gagasan ini dituangkan dalam 18 program yang benar-benar pro rakyat,"tambah Tellend.

Baca Juga: Libatkan Warga, Komunitas dan Disabilitas, Gladi Posko BPBD Perkuat Rencana Kesiapan Atasi Bencana Cuaca Ekstrem di Kupang

Ide dan gagasan paket Sahabat di tuangkan dalam 18 program pro rakyat yang akan dikerjakan, jika pasangan Jonas-Alo dipilih masyarakat saat perhelatan Pilkada Serentak di tanggal 27 November 2024 untuk memimpin Kota Kupang lima tahun kedepan.

Selain itu, Paslon Jonas-Alo yang diusung dan didukung dua Partai Politik (Parpol) Golkar dan Hanura, tentu dengan berbagai pertimbangan di antaranya memiliki integritas, kapasitas, komitmen dan konsisten terhadap ucapan dan tindakan, selain itu, kedua sosok paslon paket Sahabat Jonas - Alo juga yang tahu benar kondisi wilayah kota Kupang, tahu persis kondisi dan keberadaan masyarakat.

Adapun terobosan - terobosan dan ide inovatif yang pernah dan telah dilakukan pada masa kepemimpinan 2012-2017 untuk masyarakat Kota Kupang, antara lain Brigade Kupang Sehat (BKS), tetapi ditiadakan dimasa kepemimpinan yang baru, padahal program tersebut memudahkan masyarakat terhadap akses kesehatan.

Baca Juga: Ince Angi, ADPRD TTU Dari Fraksi PDI Perjuangan Perdana Reses Di Dapil II

Begitu juga dengan program Beras Miskin (Raskin) bagi memenuhi kebutuhan masyarakat kurang mampu ditiadakan dan dijanjikan dengan Raskin Plus, namun hilang begitu saja saat dijabat pemimpin baru periode 2017-2022, dana bantuan Pemberdayaan Masyarakat (PEM) guna bantuan modal usaha kecilpun tidak berjalan dan tidak dapat diakses masyarakat.

Baca Juga: BRI Catat Laba Rp45,36 Triliun di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lidya Radja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X