NTTHits.com, Kupang - Kepala Daerah atau Wali Kota harus memiliki karakter ideal, salah satunya pandai mengatur dan mengelola keuangan agar masyarakat tidak susah terutama bagi keluarga - keluarga tidak mampu.
"Kalau seorang kepala daerah atau wali kota tidak pandai mengatur uang, maka rakyat akan susah terutama keluarga yang tidak mampu,jadi jangan coba-coba,"tegas Paket Sahabat, Jonas Salean saat pertemuan dan dialog bersama warga Naikoten I, Rabu, 2 Oktober 2024
Baca Juga: Resmikan Bendungan Temef, Jokowi Atasi Masalah Air di TTS
Jonas beberkan, sejak dari kota administratif (Kotif) hingga kota madya (Kodya), Kota Kupang mengusung motto kota Kasih yang memiliki kepanjangan Karya, Aman, Sehat, Indah dan Harmonis, adapun filosofinya Karya, warga kota harus berkarya untuk hidup lebih baik, jika mau berkarya dengan baik maka kota harus Aman, jika berkarya dengan baik warga juga harus Sehat, bersih dan Indah dan Harmonis, komunikasi antara umat beragama harus aman sehingga memunculkan keharmonisan umat beragama.
Pandai mengatur dan mengelola keuangan menurut Jonas, dapat di lihat dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), data menunjukkan di tahun 2012-2017, PAD kota Kupang mencapai Rp.168 milliar, dimasa kepemimpinan baru di tahun 2017-2022 PAD mencapai Rp. 173 milliar, hanya naik sebesar Rp.5milliar, padahal periode sebelumnya naik hingga Rp.100 miliar lebih, sehingga program-program gratis bagi masyarakat berjalan baik, bahkan di tahun 2017-2022 kesulitan uang, sehingga muncul istilah Kas Kosong, berbagai persoalan muncul.
Baca Juga: Lima Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang Bakal Hadiri Konser Musik Rohani
"Tiap tahun kami akan naikkan PAD minimal Rp.35 milliar, kami bicara bukan janji sehingga untuk atur Kota Kupang, kami punya kemampuan yang sangat tinggi jika saya jadi wali Kota,"tambah Jonas.
Jika dipercaya masyarakat Kota Kupang, lima tahun ke depan, paket Sahabat Jonas -Alo bakal menghidupkan kembali berbagai program pro rakyat yang berpihak bagi warga kota antara lain, dibidang sosial, uang duka dihidupkan kembali dari sebesar Rp.3,5juta naik sebesar Rp.5juta plus liang lahat gratis bagi keluarga tidak mampu. Raskin bagi keluarga tidak mampu, berobat dengan e-KTP terintegrasi BPJS, BKS juga dihidupkan kembali.
Baca Juga: Pemuda Jemaat Bethlehem Oesapa Barat Bakal Gelar Festival Musik Rohani Agent of Change VII
Pendidikan, paket Sahabat gratiskan semua siswa SD dan SMP, tidak ada pungutan apapun, beasiswa bagi 2ribu bagi mahasiswa dari keluarga tidak mampu, dan 2ribu mahasiswa tingkat akhir setiap tahun.
Kesehatan, ada dana sebesar Rp.10juta untuk biaya operasional pendataan gizi buruk, stunting dan ibu hamil.
Dana RT/RW sebesar Rp.10juta, fungsikan ketua RT/RW dengan tambahan tugas setiap wilayah RT/RW harus bersih dan kerja gotong royong, ikut mengawasi pembayaran PBB di tiap warga dan mendapat insentif sebesar Rp.2persen serta insentif.
Dana Pemberdayaan Masyarakat (PEM) sebesar Rp.1 milliar tanpa bunga bagi UMKM, infrastruktur jalan, disabilitas, dana PKH dan berbagai program pro rakyat lainnya guna kesejahteraan masyarakat kota Kupang secara holistik. (*)