pendidikan

Ombudsman NTT “PPDB SMA/SMK Berpotensi Bawa Ketidakadilan Sekolah Swasta dan Negeri”

Rabu, 31 Mei 2023 | 18:22 WIB
Ombudsman NTT bersama BMPS

Baca Juga: DPRD - Pemkot Kupang Sahkan Lima Peraturan Daerah Usul Inisiatif

Adanya desakan pemangku kepentingan yang ditujukan ke para kepala sekolah atau panitia PPDB, agar menerima calon siswa baru sebagaimana diminta, tanpa mempertimbangkan persyaratan dan prosedur.

Khusus aplikasi pendaftaran online, dalam waktu kurang dari 15 menit kuota pendaftaran untuk semua pilihan baik jalur zonasi, jalur berprestasi maupun perpindahan orang tua langsung penuh. Para siswa dan orang tua mengeluh karena banyak siswa yang tinggal di area zonasi I atau terdekat dari sekolah tidak bisa lagi mendaftar.

Baca Juga: Pengamat Yakin Putusan Sela Gugatan Mantan Dirut Bank NTT akan Menolak Eksepsi Tergugat

“Para siswa dan orang tua mengeluh karena banyak siswa yang tinggal di area zonasi I atau terdekat dari sekolah tidak bisa lagi mendaftar,”tutup Darius

Seluruh sekolah sudah seharusnya konsisten mematuhi Keputusan Gubernur NTT, tentang penetapan daya tampung sekolah, khusus terkait jumlah rombongan belajar dan jumlah siswa per kelas dalam rangka menjamin penerimaan peserta didik baru berjalan secara objektif, transparan, akuntabel, non diskriminatif, dan berkeadilan demi peningkatan akses layanan pendidikan.

Baca Juga: Polres Rote Ndao Selidiki Bantuan Pembelian Rumput Odot Dinas Peternakan

Ombudsman NTT akan melakukan pemantauan langsung pelaksanaan PPDB di sejumlah sekolah pada tanggal 20-22 Juni 2023 dengan menggunakan Instrumen Pengawasan PPDB 2023.

Halaman:

Tags

Terkini