NTTHits.com, Kupang - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Linus mengatakan kebijakan untuk meningkatkan mutu sekolah hingga masuk 200 besar terbaik di Indonesia, maka jam masuk sekolah yang semula dijadwalkan pukul 05.00 Wita digeser ke Pukul 05.30 Wita.
"Ini sifatnya masih uji coba di 10 sekolah di NTT dengan jam masuk sekolah dimajukan ke jam 5.30 Wita. Sudah terang itu," kata Linus saat berikan keterangan pers kepada wartawan, Selasa, 28 Februari 2023.
10 sekolah yang di uji coba ini yakni SMAN 1 Kupang, SMAN 2 Kupang, SMAN 3, SMAN 5 dan SMAN 6, serta SMK 1 hingga SMKN 5 Kupang.
Baca Juga: Terhitung 7 Maret 2023, Pertamina Wajibkan Pengguna BBM Subsidi Jenis Solar di NTT Pake Barcode
Kebijakan ini, menurut dia, baru sebatas uji coba di 10 sekolah dan berlaku bavi siswa kelas XII, sehingga akan dievaluasi selama satu bulan sejak 26 Februari 2023 hingga 27 Maret 2023.
"Diharapkan saat evaluasi, terdapat dua sekolah yang akan masuk sekolah terbaik," katanya.
Dia mengatakan kebijakan ini berdasarkan perjanjian kinerja antara Dinas Pendidikan dan Kepala Sekolah (Kepsek) yang ditandatangani di SMAN 3 Kupang.
Baca Juga: Izhak Rihi: Gugatan ke Pemegang Saham untuk Cari Keadilan, Bukan Kekayaan
"Dasar hukumnya yakni perjanjian kinerja tersebut," tegasnya.
Kebijakan yang diambil ini, jelasnya, sudah melalui kajian dan kerjasama dengan universitas ternama, seperti Universitas Indonesia, UGM, Sekolah Pertahanan di Belu. Sehingga diharapkan anak-anak setelah tamat sekolah bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi kedinasan.
"Dijadikan uji coba di dua sekolah, akan ada kerjasama dengan perguruan tinggi, sehingga bisa menjadi siswa yang unggul," tandasnya.
Baca Juga: DPRD NTT Pertanyakan Urgensi Kebijakan yang Mewajibkan Sekolah Jam 5 Pagi
Kebijakan ini, jelasnya, berawal dari kunjungan Gubernur NTT pekan lalu ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT. Dimana, gubernur menyebutkan sekolah di NTT jauh tertinggal dari sekolah lain di Indonesia.
"Sehingga kita harus bekerja dengan cara luar biasa, tidak bisa hanya biasa-biasa saja," jelasnya.