NTTHits.com, Kupang - Program inisiasi Kantor Bahasa Nusa Tenggara Timur (NTT), "Kamus Masuk Sekolah" bagi pelajar tingkat Dasar, Menengah, dan Atas melibatkan 10 sekolah di Kota Kupang,NTT.
"Kegiatan ini merupakan salah satu layanan kebahasaan yang disediakan oleh Kantor Bahasa NTT,"kata Kepala Kantor Bahasa NTT, Elis Setiati, Jumat, 8 November 2024.
Ia menjelaskan, di tahun 2024 program "Kamus Masuk Sekolah" melibatkan 10 sekolah di Kota Kupang yang terdiri atas tiga sekolah dasar, empat sekolah menengah pertama, dan tiga sekolah menengah atas.
Sekolah-sekolah tersebut antara lain, SD Negeri Bertingkat Naikoten, SD Swasta Angkasa, SDIT Al Muttaqin Kupang, SMP Negeri 8 Kupang, SMP Lentera Harapan Kupang, MTS Plus Nurul Iman, MTS Negeri Kupang, SMA Negeri 10 Kupang, SMK Negeri 1 Kupang, dan SMA St Arnoldus Jansen Kupang.
Baca Juga: Waspada Modus Penipuan Berbentuk APK, BRI Imbau Masyarakat Tidak Terkecoh Tagihan Palsu
Program "Kamus Masuk Sekolah" dilaksanakan dalam dua tahap yakni pada tahap pertama dilaksanakan di dua sekolah pada 24-25 Oktober 2024. Tahap kedua dilanjutkan di delapan sekolah pada 4-7 November 2024.
"Program Kamus Masuk Sekolah" melibatkan 10 sekolah di Kota Kupang dari tingkat dasar, menegah hingga menengah atas,"tambah Elis.
"Program Kamus Masuk Sekolah" adalah rencana tindak lanjut dari Diseminasi KBBI dan Kamus Produk Kantor Bahasa NTT yang telah dilaksanakan pada 22 Oktober 2024 lalu, Kegiatan diseminasi tersebut melibatkan kepala sekolah dan guru Bahasa Indonesia dari sekolah-sekolah yang menjadi sasaran program "Kamus Masuk Sekolah".
Baca Juga: Evolusi Teknologi dan Kemandirian Digital, Indosat Inisiasi Indonesia AI Day 2024
Secara keseluruhan, program ini melibatkan 300 siswa, terdiri atas 30 peserta dari setiap sekolah. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mengajarkan keterampilan merujuk (reference skill) yang penting dalam meningkatkan literasi siswa. Siswa juga dikenalkan dengan produk leksikografi Badan Bahasa, seperti KBBI VI, Tesaurus Bahasa Indonesia, PASTI (Padanan Istilah), dan Ensiklopedia Sastra. Selain pengenalan produk leksikografi, peserta juga dibekali dengan materi UKBI (Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia) untuk mengukur Kemahiran berbahasa Indonesia para siswa tingkat menengah dan atas.
Duta Bahasa NTT sebagai mitra kerja Kantor Bahasa NTT turut serta dilibatkan dalam kegiatan ini. Duta Bahasa bertugas sebagai instruktur. Beragam metode digunakan dalam program ini, termasuk ceramah, demonstrasi, tanya jawab, permainan, kuis, serta praktik langsung. Tes awal dan akhir dilakukan untuk mengukur ketercapaian pembelajaran siswa. Diharapkan setelah kegiatan ini, para siswa dapat menjadi pengguna aktif KBBI dan produk leksikografi lainnya dalam pembelajaran sehari-hari di sekolah masing-masing.
Baca Juga: Evolusi Teknologi dan Kemandirian Digital, Indosat Inisiasi Indonesia AI Day 2024
Kegiatan "Kamus Masuk Sekolah" terbuka bagi seluruh sekolah di seluruh NTT. Untuk itu, sekolah-sekolah yang hendak mendapatkan fasilitasi kegiatan serupa atau kegiatan lain yang berkaitan dengan tugas dan fungsi Kantor Bahasa NTT dapat bersurat pada Kepala Kantor Bahasa NTT.