Indonesia dan FAO Dorong Wirausaha Tani Anak Muda Lewat Pelatihan Petani Keren

photo author
Lidya Radja, NTT Hits
- Senin, 13 Oktober 2025 | 13:45 WIB
anak muda Indonesia mempelajari sistem pangan dan pertanian
anak muda Indonesia mempelajari sistem pangan dan pertanian

Inisiatif ini pertama kali digagas oleh delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Kepala Staf Kepresidenan saat itu, Moeldoko, pada Forum Pangan Dunia (WFF) 2023, yang diselenggarakan di Kantor Pusat FAO di Roma, Italia. Dalam pertemuan bilateral tersebut, Direktur Jenderal FAO, QU Dongyu, berkomitmen untuk mendukung Indonesia.

Pelatihan percontohan pertama dilaksanakan di Jakarta dengan total 38 peserta dari tanggal 14 Oktober – 20 Desember 2024, sementara pelatihan kedua dilaksanakan di Lampung dengan total 31 peserta dari tanggal 17 Juni – 29 Juli 2025. Pelatihan ketiga dan terakhir ditutup di Jakarta dengan total 31 peserta dari tanggal 16 September – 14 Oktober 2025.

Baca Juga: Nasib 192 Calon PPPK di TTU Disandera Bupati Falen Kebo, ADPRD TTU Temui BKN Perwakilan NTT

Proyek ini juga telah membangun model pertanian inovatif yang mengintegrasikan teknologi digital, metode praktis, dan keberlanjutan lingkungan, seperti rumah kaca, sebagai wadah pendidikan di Jakarta dan Lampung.

Untuk mendorong adopsi teknologi, program Petani Keren juga memperkenalkan anak muda pada pendekatan pertanian cerdas dan pertanian semi-intensif, yang dipadukan dengan metode pertanian berkelanjutan seperti permakultur. (*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lidya Radja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X