NTTHits.com, Kupang - Sebanyak 5.497 anak Bawah Lima Tahun (Balita) gizi buruk, yang tersebar di 51 kelurahan se-Kota Kupang,Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat bantuan intervensi anggaran sebesar Rp.9 milliar, yang dialokasikan untuk penangganan kasus gizi buruk.
"Kita ada anggaran intervensi, untuk gizi buruk senilai Rp.1,6juta tiap anak,"kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) kota Kupang,Retnowati,Senin, 2 Januari 2023.
Baca Juga: Ramalan Roy Kiyoshi tahun 2023 akan terjadi bencana: Kayak ada gelombang air sangat tinggi
Menurut dia, anak dengan kasus gizi buruk atau berat badan yang tidak akurat, dapat mengalami berbagai masalah gizi, diantaranya gizi kurang, stunting dan wasting.
Dari total anggaran senilai Rp.9 milliar tersebut, tiap anak yang mengalami gizi buruk mendapat bantuan sebesar Rp.1,6juta, guna intervensi gizi dengan pemberian makanan siap saji, dengan Formula Ready to Use Therapeutic Foof (RUTF) sesuai dosis.
"Balita dengan kasus gizi buruk ini, mendapat asupan dalam bentuk RUTF, makanan siap saji yang diberikan pada balita sesuai dosis dalam 90 hari,"tambah Retnowati.
Baca Juga: Ramalan 2023, Roy Kiyoshi: Ada Artis Muda Meninggal Hingga Skandal Video Syur
Pemberian RUTF yang terdiri dari bahan yang mudah dicerna,seperti susu, gula, lemak hewani, lemak nabati, minyak sayur, gula, vitamin dan mineral, yang merupakan makanan pemulihan untuk balita sangat kurus atau wasting.
Baca Juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca, Ini Daerah yang Berpotensi Diguyur Hujan
RUFT diolah menjadi makanan padat, bentuk pasta diperkaya dengan zat gizi berupa vitamin dan mineral di berikan selama 90 hari agar menaikkan berat badan sebagai aksi penanganan kasus stunting di kota Kupang. (*)