NTTHits.com, Reo - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pratama Reo, Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) kekurangan puluhan tenaga medis dan tenaga non kesehatan.
"Tujuan kunjungan ini untuk melihat langsung layanan, terutama dalam pemenuhan standar pelayanan dan jumlah kualifikasi tenaga kesehatan rumah sakit tipe D ini,"kata Anggota Ombudsman RI, Robert Na Endi Jaweng, saat mengunjungi RSUD Pratama Reo, Rabu, 11 September 2024.
Baca Juga: Ini Susunan Delapan Fraksi DPRD Kota Kupang Periode 2024-2029
Dalam kunjungan tersebut diketahui optimalisasi layanan RSUD Pratama Reo belum maksimal karena terkendala kekurangan tenaga kesehatan dan non tenaga kesehatan yang urgen dibutuhkan rumah sakit.
Direktur RSUD Reo, dr. Januar Irawan, menyampaikan kendala optimalisasi layanan akibat kurangnya tenaga kesehatan yakni dokter, perawat, bidan dan rekam medis, sedangkan kekurangan tenaga non kesehatan yakni, cleaning service, binatu, satpam, sopir, teknisi.
"Kekurangan tenaga ini mengganggu optimalisasi layanan rumah sakit, karena itu dibutuhkan pemenuhan tenaga kesehatan agar pelayanan rumah sakit dapat maksimal"tandas Januar.
Baca Juga: Bencana Kekeringan Mengancam, BPBD Kota Kupang Susun Dokumen Rencana Kontijensi
Menurut dia, untuk tenaga non kesehatan telah diajukan dan dianggarkan sejak Januari 2024, namun hingga saat ini belum bisa dipenuhi. sedangkan kebutuhan tenaga medis disiasati dengan meminjam dari puskesmas tetangga
RSUD Pratama Reo, saat ini hanya memiliki 49 tenaga kesehatan dan masih kekurangan 50 tenaga kesehatan dari total 99 kebutuhan beban kerja yang dibutuhkan. Sementara itu untuk kebutuhan non tenaga kesehatan baru tersedia 7 tenaga dari total 45 yang diperlukan. (*)