Sementara faktor lain yang kurang mendukung pertumbuhannya antara lain, wind shear vertikal yang sedang (1020 kt). Model NWP skala global menunjukkan sistem ini akan terus berkembang dan menyatu dengan sistem 94S (Samusera Hindia barat daya Lampung) dalam 72 jam kedepan, pergerakannya ke arah barat barat daya. Potensi bibit ini untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam kedepan berada dalam kategori Rendah.
Dampak tidak langsung dalam 24 jam kedepan bibit 95S terhadap kondisi cuaca di Indonesia yakni Tinggi Gelombang 2.5 - 4.0 meter di Selat Sunda bagian barat dan selatan, Perairan selatan Banten hingga Jawa Tengah dan Samudra Hinda selatan Banten hingga Jawa Barat.***