NTTHits.com, Kupang - Sebanyak 8 rumah milik warga di Desa Naitae, Kabupaten Kupang, NTT hanyut tersapu banjir, dan ratusan warga yang terdampak banjir, karena tingginya intensitas curah hujan yang melanda wilayah itu.
Selain rumah yang hanyut, terdapat ratusan rumah yang terendam banjir di tiga desa di Kabupaten Kupang, diantaranya;
Desa Nunkurus terdapat 156 KK terdampak banjir, Desa Pariti terdapat 196 rumah terendam banjir, dan Desa Naitae terdapat 23 rumah rusak berat, 8 rumah dinyatakan hilang terbawa banjir serta 36 KK terdampak.
Baca Juga: Kendalikan Banjir, Pemprov NTT Berencana Bangun Bendungan di Sejumlah Sungai
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat menyempatkan untuk meninjau warga yang terdampak banjir, serta lokasi banjir banjir, guna penanganan selanjutnya.
Menurut dia, pengendalian terhadap curah hujan yang menyebabkan banjir di sejumlah wilayah di Kabupaten Kupang, maka kedepannya Pemerintah Provinsi, Kabupaten bersama Pemerintah Pusat akan melakukan perencanaan pembangunan bendungan di sungai-sungai di bagian Utara Pulau Timor ini.
Dia mengatakan jika aliran sungai dapat dibendung, bersama juga dengan mengantisipasi luapan air pada saat musim hujan sehingga tidak menyebabkan banjir.
Baca Juga: Di Kupang, Jembatan Nunpisa Putus dan Puluhan Rumah Terendam Banjir
"Dengan demikian maka kita akan memiliki tampungan air yang melimpah dan juga mencegah banjir pada musim hujan maka kita juga tidak kesulitan air pada musim kemarau," jelasnya.
Jadi kedepannya, tambah Viktor, jembatan tidak dibangun lagi, melainkan bangun bendungan. "Pembangunan jembatan akan kita sesuaikan pada kondisi dan kebutuhan tertentu," ungkapnya. (*)