NTTHits.com, Kupang - Sedikitnya 1.225 warga terdampak banjir yang melanda sejumlah desa di Kabupaten Kupang, NTT sejak Minggu, 25 Desember 2022.
Sesuai laporan BPBD Kabupaten Kupang, sedikitnya 282 rumah penduduk terdampak banjir. Selain itu, satu jembatan putus dan longsor di ruas jalan Oben-Bone, Kecamatan Nekamese.
Sekretaris BPBD Kabupaten Kupang, Lemuel Lewan Meru mengatakan petugas BPBD NTT bersama Kabupaten Kupang bahu-membahu menyalurkan bantuan dan memastikan korban banjir sudah berada di lokasi yang aman.
Baca Juga: Perayaan Natal di Kota Kupang Berjalan Aman
Banjir melanda tiga desa dan satu kelurahan yakni Oebelo Kupang Tengah, Kelurahan Takari di Takari, Desa Benu di Takari dan Desa Pariti di Sulamu. Tidak ada laporan korban jiwa dalam musibah banjir tersebut.
Banjir juga menyebabkan oprit jembatan Kapsali di Desa Manubelon, Kecamatan Amfoang Barat Daya, Kabupaten Kupang, ambles tergerus banjir. “Jembatan Kapsali putus,” kata Kepala BPBD NTT Ambrosius Kodo.
Jembatan tersebut menghubungkan antara desa-desa di Amfoang seperti Amfoang Barat Daya, Amfoang Barat Laut, Amfoang Utara, dan Amfoang Timur.
Oprit jembatan tergerus sekitar 5 meter yang mengabitkan kendaraan maupun orang tidak dapat melintas. (*)