humaniora

Ume Daya Nusantara Gelar Loka Karya Tingkatkan Daya Analisis Jurnalis Berita Gender dan Disabilitas

Rabu, 18 Oktober 2023 | 18:21 WIB
Yayasan Ume Daya Nusantara

Media membuat pemberitaan yang inklusif; dan Perguruan Tinggi menjadi pelopor praktik-praktik inklusif.

Baca Juga: Apel Korpri, Pj Wali Kota Kupang Serukan Netralitas ASN di Pemilu Mendatang

Yayasan BaKTI bekerja di 7 kabupaten/kota di Kawasan Timur Indonesia, yaitu Kabupaten Maros, Kota Parepare, Kabupaten Tana Toraja (Provinsi Sulawesi Selatan), Kota Kendari (Provinsi Sulawesi Tenggara), Kabupaten Lombok Timur (Provinsi Nusa Tenggara Barat), Kota Ambon (Provinsi Maluku), dan Kabupaten Kupang (Nusa Tenggara Timur), serta di Kota Makassar (Provinsi Sulawesi Selatan), khusus mendukung penguatan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Universitas Hasanuddin dan dukungan untuk Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan untuk pengembangan instrument-instrumen pemenuhan hak-hak disabilitas.

Untuk mengefektifkan program di wilayah, maka Yayasan BaKTI bekerja dengan enam mitra lokal, yakni YLP2EM (Yayasan Lembaga Pengkajian Pengembangan Ekonomi dan Masyarakat) Parepare, YESMa (Yayasan Eran Sangbure Mayang) Tana Toraja, Rumah Generasi Ambon, RPS (Rumpun Perempuan Sulawesi Tenggara) Kendari, UDN (Yayasan Ume Daya Nusantara) Kupang, dan LRC (Lombok Research Center) Lombok Timur.

Baca Juga: Kepala BKP2D, Ade Manafe Resmi Didaulat Jadi Pj. Sekda Kota Kupang

Dalam pelaksanaan program, Yayasan BaKTI dan mitra lokal di masing-masing wilayah, akan membangun kemitraan dan kerjasama dengan 4 stakeholder kunci, yaitu DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah), eksekutif (OPD terkait), media massa melalui forum media, dan kelompok masyarakat marginal/rentan dan disabilitas melalui Kelompok Konstituen pada tingkat desa/kelurahan.

Program INKLUSI-BaKTI memperkuat jurnalis dan media untuk pemberitaan dan publikasi yang inklusif. Pada tahun 2022 telah dibentuk Forum Media di masing-masing wilayah program, dan tahun ini (2023) akan dilakukan Penguatan Forum Media dan Jurnalis anggota Forum Media. Pelatihan Jurnalis menggunakan Panduan Jurnalis Berperspektif Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial (Edisi Revisi, 2023). menganalisis pemberitaan-pemberitaan yang bias gender, disabilitas, dan Inklusi sosial, melatih jurnalis membuat peliputan dan pemberitaan perspektif gender, disabilitas, dan Inklusi sosial. (*)

 

Halaman:

Tags

Terkini