NTTHits.com, Kupang - Salah satu pelajar dari lebih kurang seratus pelajar asal Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Kupang, Eren, mengaku antusias dan mengapresiasi edukasi perpajakan yang digelar oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam kegiatan Pajak Bertutur (Patur) “Sehari Mengenal, Selamanya Bangga”.
“Saya menjadi sadar seberapa pentingnya pajak itu bagi keberlangsungan negara, semoga ke depannya kegiatan ini lebih sering diadakan untuk memberi pemahaman dan kesadaran pajak bagi masyarakat luas,"kata Eren, saat edukasi "Patur", Jumat, 28 Juli 2023.
Baca Juga: Penerimaan Indosat Semester I Tahun 2023 Capai Rp. 24,7 Triliun
Kepala KPP Pratama Kupang, Ni Dewa Agung Ayu Sri Liana Dewi, mengatakan, Kegiatan Pajak Bertutur merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilakukan secara serentak oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di seluruh Indonesia.
"DJP tidak hanya menargetkan untuk menjangkau para Wajib Pajak yang sudah terdaftar, namun juga calon Wajib Pajak masa depan," kata , Jumat, 28 Juli 2023.
Baca Juga: Proyeksi Penduduk NTT 2035 Capai 6,5 Juta Jiwa
Menurut dia, mewujudkan generasi sadar pajak, DJP telah menyiapkan program edukasi perpajakan untuk generasi muda melalui pendidikan inklusi kesadaran pajak. Inklusi kesadaran pajak tersebut dilakukan secara terintegrasi dan terinternalisasi dalam suatu bagian dari media atau kegiatan lain yang dilaksanakan oleh pihak ketiga.
“Bersama berbagai institusi pendidikan, kita lakukan kegiatan Pajak Bertutur dengan tujuan mewujudkan generasi muda yang cerdas dan sadar pajak, karena mereka adalah calon Wajib Pajak di masa yang akan datang,” tambah Ayu.
Baca Juga: Mengenang Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli 1996, 'Kudatuli', Kasus HAM Yang Belum Tuntas
Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 3 Kupang, Ishak Daniel Elias Balbesi, mengatakan, edukasi perpajakan, penting bagi generasi muda akan sadar pajak, sehingga dapat membangun negara Indonesia secara berkelanjutan.
“Harapannya melalui kegiatan ini siswa-siswi SMAN 3 Kupang mendapatkan pengetahuan baru dan sudut pandang baru mengenai perpajakan,”kata Ishak.
Materi edukasi perpajakan "Pajak Bertutur" bagi para pelajar sekolah tersebut mengenai Pengenalan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Perpajakan yang disampaikan Fungsional Asisten Penyuluh Pajak Terampil KPP Pratama Kupang, Joshua Deno Christwen Harefa.
Pentingnya peran APBN yang menjadi shock absorber perekonomian Indonesia dalam menghadapi Pandemi Covid-19 tahun 2021 dan gejolak geopolitik di Benua Eropa pada Tahun 2022. Hal ini dibuktikan dari pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I tahun 2023 meningkat 5.03% meskipun ekonomi global melambat.