Tiga Sekolah di Kupang Jadi Model Pendidikan Kesehatan dan Gizi Lewat UKS

photo author
Lidya Radja, NTT Hits
- Rabu, 14 Juni 2023 | 15:34 WIB
Pj.Walikota  Bersama Dinas Pendidikan Kota Kupang
Pj.Walikota Bersama Dinas Pendidikan Kota Kupang

NTTHits.com, Kupang - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1,SMP Katolik Sta. Familia dan Sekolah Dasar Kristen (SDK) Lentera Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi tiga lembaga pendidikan yang menjadi sekolah model atau contoh pengelolaan Unit Kesehatan Sekolah (UKS).

Terpilih tiga sekolah pengelolaan UKS, merupakan program Unicef dan Yayasan Sanggar Suara Perempuan sebagai dukungan dan pendampingan guna optimalisasi fungsi dan peran UKS sebagai wadah bagi program pendidikan kesehatan dan aksi bergizi yang salah satunya bertujuan untuk memutus mata rantai persoalan stunting di Kota Kupang.

Baca Juga: Sidang Gugatan Mantan Dirut Bank NTT, Kuasa Hukum Izhak Rihi Ajukan 25 Alat Bukti

"Kami mengapresiasi Unicef dan Yayasan Sanggar Suara Perempuan untuk tiga sekolah model UKS, kedepan kami berharap makin banyak sekolah di Kota Kupang yang mendapat dukungan dan pendampingan yang sama,"kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Kupang, Dumuliahi Djami, Rabu, 14 Juni 2023.

Selain tiga sekolah model UKS, Unicef dan Yayasan Sanggar Suara Perempuan bersama emerintah Kota Kupang,juga meluncurkan 43 sekolah inklusif yang tersebar di enam kecamatan se-kota Kupang dalam mendekatkan pelayanan bagi anak-anak berkebutuhan khusus, dan direncanakan dalam waktu dekat akan digelar pula pelatihan bagi guru-guru khusus untuk sekolah inklusif.

Baca Juga: BI NTT Inisiasi Program Onboarding UMKM Masuk Dalam Ekosistem Digital

Konsultan Program Gizi Unicef dan Yayasan Sanggar Suara Perempuan, Nicky Labis, menjelaskan Kota Kupang, menjadi salah satu dari lima kabupaten/kota di NTT yang terpilih menjadi daerah pelaksanaan program sekolah model UKS dan sekolah inklusif. menurut dia, program tersebut, dimaksudkan untuk optimalisasi fungsi dan peran Unit Kesehatan Sekolah (UKS) sebagai wadah bagi program aksi bergizi yang salah satunya bertujuan untuk memutus mata rantai persoalan stunting di Kota Kupang.

"Program ini bertujuan untuk optimalisasi fungsi dan peran UKS sebagai wadah bagi program aksi bergizi, yang salah satunya bertujuan memutus mata rantai masalah stunting di Kota Kupang,"tutup Nicky. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lidya Radja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X