Puluhan Kasus Kebakaran di Kupang, Kerugian Ditaksir Capai Rp.2,8 Milliar

photo author
Lidya Radja, NTT Hits
- Jumat, 9 Juni 2023 | 11:54 WIB
Kepala Dinas DAMKAR Kupang, Ev Bailaen
Kepala Dinas DAMKAR Kupang, Ev Bailaen

NTTHits.com, Kupang - Sebanyak 47 kasus kebakaran di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengakibatkan kerugian materiil yang di taksir mencapai Rp.2,8 milliiar.

"Sejak Januari 2023 sampai saat ini, telah terjadi 47 kali kejadian kebakaran di Kota Kupang, dengan total jumlah kerugian ditaksir sebesar Rp.2,8 milliar,”kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kupang, Ev Bailaen, Jumat, 09 Juni 2023.

Baca Juga: Disinyalir Titipan, PDAM Kupang Bungkam Rekrut Diam-Diam Belasan Pegawai Baru di Tahun 2022

Berdasar data rekapan laporan kebakaran Damkar Kota Kupang, sejak Januari – Juni 2023, tercatat sebanyak 47 kasus kebakaran yang terjadi pada bangunan, rumah milik warga, tempat usaha, Rumah Toko (Ruko), dan lahan kosong yang kering.

Sementara data Januari-Desember 2022, tercatat total kasus kebakaran sebanyak 187 kebkaran dan diwilayah kota Kupang secara keseluruhan berpotensi atau rentan dapat terjadi kebakaran, karena faktor cuaca yang berangin, lahan kosong yang dalam kondisi kering, kelalaian perhatian terhadap aliran listrik dan kondisi alat masak atau kompor. 

Baca Juga: Dikeluhkan Warga Tidak Mampu, Badan Keuangan Kupang Tak Becus Kelola Santunan Duka

“Objek kebakaran tertinggi adalah lahan kering meski adapula rumah warga, ruko dan tempat usaha, kebakaraan itu lebih jahat dari pencurian sehingga kami harap warga lebih waspada,”tambah Bailaen.

Warga kota Kupang diimbau agar selalu waspada dalam upaya mencegah kebakaran dan bagi para pemilik lahan kosong yang dalam kondisi kering dan mudah terbakar, agar lebih memperhatikan kondisi tersebut, karena jumlah armada yang terbatas hanya sebanyak 2 unit yang beroperasi dengan 4 truk tangki air, seringkali kesulitan jika kasus kebakaran terjadi beberapa lokasi yang berbeda dalam kurun waktu hampir bersamaan sering jadi kendala terbesar.

Baca Juga: Geliatkan Kembali Tambak Garam di Sabu, MDT Datangkan Investor

“Dua armada yang beroperasi dengan 4 truk tangki air, kadang menjadi kendala terbesar jika kebakaran terjadi di beberapa lokasi, dalam kurun waktu yang hampir bersamaan,”tutup Bailaen. (*)  

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lidya Radja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X