Pj Walikota: Kota Kupang Berstatus Waspada Cuaca Ekstrem

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Sabtu, 8 April 2023 | 08:26 WIB
Surta himbauan Pj Walikota Kupang terkait cuaca ekstream
Surta himbauan Pj Walikota Kupang terkait cuaca ekstream

NTTHits.com, Kupang - Penjabat (Pj) Walikota Kupang, George Hadjoh mengeluarkan peringatan dini perkembangan bibit siklon 98s yang diperkirakan akan berdampak ke wilayah Kota Kupang.

Dampak tidak langsung Bibit 98S dalam 24 jam kedepan terhadap kondisi cuaca di Kota Kupang adalah hujan dengan intensitas sedang, lebat disertai petir dan kecepatan angin maksimum di sekitar sistemnya mencapai 20 knots (37 km/jam) dengan tekanan udara di pusatnya mencapai 1004.0 mb.

Kondisi ini dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, sambaran petir, angin kencang yang menyebabkan pohon tumbang dan bencana alam dan lainnya.

Baca Juga: Pimpin Misa Jumat Agung di Gereja St Maria Assumpta, Uskup Turang Minta Agar Tidak Rusak Dunia

"Prakiraan berbasis dampak hujan Lebat di Nusa Tenggara Timur, wilayah Kota Kupang berada dalam Status WASPADA," kata George.

Karena itu dia menghimbau kepada para Lurah, RT/RW agar mengolah sumber infomasi peringatan dini yang bersumber dari BMKG tersampaikan ke seluruh masyarakat di wilayah masing-masing terhadap kemungkinan terjadinya banjir, longsor dan angin kencang.

Dia juga menghimbau masyarakat untuk tidak panik, bersama-sama meningkatkan kesiapsiagaan melalui langkah-langkah penanggulangan dengan membersihkan sampah di saluran/selokan.

Baca Juga: Antisipasi Cuaca Ekstrem 8-11April 2023, Ini Himbauan BPBD NTT

Memangkas pohon/dahan rapuh yang cabang -cabangnya condong ke rumah atau jalan raya. Memperbaiki atau memperkuat atap rumah yang rusak. "Tidak bepergian ke luar rumah saat terjadi hujan angin kencang, bila tidak mendesak," imbuhnya.

Lanjutnya, tidak membuka pintu dan jendela saat terjadinya angin kencang. Jika terjadi hujan berintensitas tinggi dengan durasi lebih dari 1 (satu) jam, serta obyek pada jarak pandang 30 meter tidak terlihat jelas, maka warga yang tinggal di daerah lereng, bantaran sungai, dataran rendah dan daerah aliran sungai segera melakukan pembongkaran ke titik mandiri aman terlebih dahulu.

Baca Juga: Perayaan Ibadah Jumat Agung di Gereja Ebenheazer Kupang Berlangsung Khidmat dan Aman

Sebelumnya BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan terpataunya Bibit Siklon Tropis 98S di Laut Arafuru tepatnya 75° LS 132,5° B.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X