NTTHits.com, Kupang - Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menghimbau semua elemen masyarakat menjaga suasana kondusif dalam rangka perayaan dua hari raya besar, Paskah bagi umat Nasrani dan Idulfitri bagi umat Muslim.
"Saya kira ini suatu kondisi positif dimana semua umat beragama ikut berpartisipasi menjaga agar perayaan hari besar keagamaan yakni Paskah dan Idulfitri dalam suasana tetap kondusif," kata Pj.Wali Kota Kupang, George Hadjoh, Kamis, 6 Maret 2023.
Baca Juga: Nasib 933 PTT, Pj Wali Kota Kupang George Hadjoh Klaim Sudah Tandatangan SK
Menurut dia, pemerintah kota Kupang sangat mengapresiasi toleransi dan tenggang rasa yang selama ini terjadi di Kota Kupang, seluruh elemen masyarakat dari berbagai jenis agama, etnis, suku dan budaya tetap menjunjung tinggi semangat kebersamaan dalam keberagaman.
Ia mencontohkan, setiap ada perayaan hari raya keagamaan umat Kristen, pemuda - pemudi Mesjid maupun dari agama Hindu dan Budha ikut berpartisipasi, menjaga keamanan selama prosesi maupun peribadatan, begitupula hari raya umat Islam, pemuda - pemudi Kristenpun bahu-membahu, ikut terlibat menjaga keamanan selama hari raya. Begitupula dengan hari raya keagamaan bagi umat Hindu dan Budha.
Baca Juga: Pastikan Ibadah Paskah Aman, Polda NTT Kerahkan Tim Jibom Sterilisasi Gereja
"Seperti sekarang ini, contohnya pengamanan Paskah dibantu oleh remaja remaja mesjid, begitupula jika hari raya Idulfitri, disupport oelh pemuda Gereja, ini menjadi karakter ciri khas kota Kupang saat ini dan kedepan,"tambah George.
Kota Kupang, menjadi salah satu kota toleransi umat beragama, yang sejak dulu telah menanamkan rasa persaudaraan dan merasa menjadi satu keluarga besar, yang tumbuh dalam perbedaan dan keberagaman, sebagai suatu karakter yang terus dipupuk.
Baca Juga: KPU Tetapkan 324.729 Warga Kota Kupang Dalam Daftar Pemilih Sementara
"Kita semua adalah satu keluarga besar dan kita harus bersama menjaga suasana yang tetap aman, tertib dan terkendali sebagai saudara bersaudara,"tutup George. (*)