Senada dengan Parolin, Prefek Dikasteri untuk Doktrin Iman, Kardinal Víctor Manuel Fernández, juga menyatakan bahwa kabar pengunduran diri tidak memiliki dasar yang kuat.
"Semua ini hanyalah spekulasi yang tidak berdasar. Saat ini, prioritas kami adalah kesehatan Bapa Suci dan pemulihannya," ujar Fernández dalam pernyataan resmi.
Ketika ditanya tentang berbagai rumor yang beredar, Kardinal Parolin memilih untuk tidak terlibat dalam spekulasi tersebut.
"Sejujurnya, saya tidak mengetahui adanya manuver semacam itu. Dalam situasi seperti ini, wajar jika muncul berbagai rumor atau komentar yang keliru," ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa belum ada langkah resmi terkait kemungkinan pengunduran diri Paus Fransiskus.
Masa Depan Kepemimpinan Paus Fransiskus
Meskipun belum ada keputusan resmi, kondisi kesehatan Paus Fransiskus yang terus menurun menimbulkan pertanyaan besar mengenai masa depan kepemimpinannya.
Apakah Paus Fransiskus akan tetap bertahan atau mengikuti jejak pendahulunya, Paus Benediktus XVI, yang memilih mundur pada 2013?
Untuk saat ini, Vatikan memastikan bahwa semua perhatian tertuju pada pemulihan Bapa Suci, sementara dunia menanti bagaimana kondisi kesehatannya dalam beberapa hari ke depan.***