"Saya dengan percaya diri melanjutkan rawat inap saya di Rumah Sakit Gemelli, melanjutkan perawatan yang diperlukan, dan istirahat juga merupakan bagian dari terapi," ujar Paus Fransiskus dalam pesan yang dirilis Vatikan.
Tak lupa, ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada tim dokter, perawat, serta seluruh umat Katolik yang terus mendoakannya.
"Saya dengan tulus berterima kasih kepada para dokter dan petugas kesehatan di rumah sakit ini atas perhatian mereka dan dedikasi mereka dalam memberikan pelayanan kepada orang sakit," tambahnya.
Baca Juga: Jaringan Gusdurian Menyambut Hangat Kunjungan Sri Paus Fransiskus di Indonesia
Paus Fransiskus Batalkan Semua Acara Demi Pemulihan
Sejak awal tahun, agenda Paus Fransiskus sebenarnya sudah sangat padat, terutama dengan dimulainya Jubilee 2025, perayaan besar Tahun Iman dan Pengampunan Dosa yang berlangsung setiap 25 tahun sekali.
Namun, dengan kondisi kesehatannya saat ini, semua jadwal pertemuan dan acara publik harus dibatalkan demi pemulihan total.
Dokter pun telah memerintahkan istirahat penuh bagi Paus, yang berarti perannya dalam berbagai kegiatan keagamaan global akan lebih terbatas hingga kondisinya benar-benar pulih.
Baca Juga: Ikut Seruan Paus Fransiscus, WKRI DPD NTT - Yayasan Baitul Maal PLN Tanam Mangrove Kolaborasi
Dunia Menanti Pemulihan Sang Pemimpin Gereja Katolik
Kondisi Paus Fransiskus kini menjadi perhatian umat Katolik di seluruh dunia. Doa terus dipanjatkan agar ia segera pulih dan dapat kembali menjalankan tugasnya sebagai pemimpin spiritual bagi 1,3 miliar umat Katolik di dunia.
Apakah Paus Fransiskus akan segera pulih dan kembali memimpin perayaan Jubilee 2025? Dunia menanti kabar baik selanjutnya.***