NTTHits.com, Medan – Acara MIND ID Mediapreneur Talks yang digelar oleh Promedia Teknologi Indonesia (PTI) sukses menyapa insan pers dan pengusaha media di Kota Medan.
Bertempat di Hotel Santika Premiere Dyandra pada Kamis, 23 Januari 2025, acara ini menjadi bagian dari roadshow Journalism 360 yang juga diadakan di Medan pada 22-23 Januari 2025.
Event Journalism 360 ini, yang disponsori oleh Bank Rakyat Indonesia (Bank BRI), Mining Industry Indonesia (MIND ID), dan Bank BJB, sebelumnya digelar di Palembang (Desember 2024) dan Semarang (Oktober 2024). Medan menjadi kota ketiga yang disambangi dalam rangkaian roadshow ini.
Baca Juga: Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Memanas, Daftar 10 Menteri dengan Kinerja Terburuk Muncul
Pembicara Terkemuka Membahas Masa Depan Media di Era Digital
Acara yang berlangsung hangat ini dihadiri oleh para wartawan, pemilik media, serta para pengusaha media. Tiga pembicara utama yang mengisi sesi MIND ID Mediapreneur Talks adalah Agus Sulistriyono, CEO Promedia; Ilona Juwita, CEO Props; dan Suprapto Sastro Atmojo, Ketua Komite Publisher Right.
Dalam sambutannya, Pimpinan DPRD Sumatera Utara, Abdul Rahim Siregar, turut memberikan apresiasi atas inisiatif ini. "Acara seperti ini sangat penting untuk memperkuat kolaborasi media di Sumut dan mencari jurnalis-jurnalis yang siap berkolaborasi untuk jurnalisme berkualitas," ujarnya.
CEO Promedia: Jaga Brand Media yang Sudah Berusia Puluhan Tahun
Agus Sulistriyono, CEO Promedia, menekankan pentingnya menjaga brand media yang telah berjalan puluhan tahun. "Jika media kalian sudah memiliki legacy yang kuat, pertahankan itu. Namun, kita juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman," ujar Agus. Promedia, menurutnya, berfokus pada kolaborasi dengan pemilik media di seluruh Indonesia untuk menciptakan media online yang berkelanjutan, mengusung konsep economic sharing atau gotong royong.
CEO Props: Menyongsong Tren Iklan Digital yang Semakin Menjanjikan
Sementara itu, Ilona Juwita, CEO Props, menyoroti tren konsumsi media di Indonesia yang semakin dominan di media sosial. "Dengan lebih dari 185 juta pengguna internet di Indonesia, media sosial masih menjadi saluran utama konsumsi informasi," jelasnya. Ilona juga mencatatkan bahwa meski streaming dan konten on-demand menunjukkan pertumbuhan yang pesat, konsumsi berita online tetap menarik perhatian sekitar 70% pengguna internet. Ia mengajak para pengusaha media untuk tidak hanya mengikuti, tetapi juga mengeksplorasi tren iklan digital yang berkembang pesat.
Suprapto Sastro Atmojo: Pelatihan Jurnalisme Berkualitas untuk Media Digital
Suprapto Sastro Atmojo, Ketua Komite Publisher Right, juga menyoroti pentingnya pelatihan jurnalisme berkualitas, terutama bagi perusahaan media digital yang belum terverifikasi oleh Dewan Pers. "Dengan adanya Perpres Nomor 32 Tahun 2024, perusahaan pers yang belum terverifikasi tetapi sudah berbadan hukum tetap bisa mendapatkan manfaat, termasuk dalam hal pelatihan jurnalisme berkualitas," ungkapnya. Program pelatihan ini dapat dilakukan secara mandiri oleh perusahaan platform digital atau bekerja sama dengan media lain.