NTTHits.com, Kupang - Warga masyarakat yang berdomisili di wilayah sekitar bantaran sungai, diminta waspada terhadap potensi bencana banjir yang dapat terjadi sewaktu - waktu, akibat curah hujan tinggi dan dalam durasi lama yang melanda Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Kita imbau pada seluruh masyarakat kota Kupang untuk lebih waspada dan awas karena belakangan ini, kota Kupang masuk dalam musim penghujan dan potensi terjadi bencana Hidrometeorologi itu sangat tinggi,"kata Kalak BPBD Kota Kupang, Ernest Ludji, Kamis, 16 Januari 2025.
Baca Juga: Terkuak! Pemprov Jabar Jadi Dalang Pagar Laut di Bekasi, Kini Disegel KKP karena Tak Berizin
Adapun tujuh titik lokasi rawan bencana banjir diantaranya di kelurahan Liliba, Naikoten 1, Bakunase 2, Kampung Amanuban, TDM, Manutapen dan Kelurahan Airmata. Warga yang berdomisili pada titik titik lokasi rawan banjir diharapkan, jika terjadi hujan secara terus menerus dan berdurasi lama diminta untuk waspada dan melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman.
"Ketika hujan dengan durasi yang lama, lebih dari dua jam tanpa henti, kami harapkan untuk segera mengevakuasi diri dan keluarga ke tempat yang lebih aman, karena potensi banjir pada daerah rawan sangat tinggi,"tambah Ernest.
Selain itu, bagi warga di wilayah pesisir juga diminta waspada terhadap bencana banjir Rob khususnya di kelurahan Oesapa, Kelapa Lima, Oesapa Barat, karena curah hujan yang tinggi mengakibatkan gelombang tinggi, sehingga perlu waspada dan dapat melakukan evakuasi mandiri, ke beberapa lokasi titik kumpul yang telah disosialisasikan melalui Lurah dan aparat desa setempat. (*)