Upacara Hari Juang TNI AD, Dandim 1618 TTU Sampaikan Amanat Panglima Besar Jenderal Soedirman

photo author
- Senin, 16 Desember 2024 | 08:42 WIB
Foto bersama Dandim 1618/TTU dan anggota usai Upacara memperingati Hari Juang TNI AD  (Jude Lorenzo Taolin)
Foto bersama Dandim 1618/TTU dan anggota usai Upacara memperingati Hari Juang TNI AD (Jude Lorenzo Taolin)

 

NTTHits.com, Kefamenanu - Bertempat di Lapangan Upacara Makodim 1618/TTU dilaksanakan upacara peringatan Hari Juang TNI Angkatan Darat (TNI AD) ke-79 bertemakan  “TNI AD BERJUANG BERSAMA RAKYAT”.

Upacara yang berlangsung khidmat ini, dipimpin langsung Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto, S.E., dihadiri oleh seluruh prajurit, ASN Kodim 1618/TTU, serta Ketua Persit KCK Cabang XIX Kodim 1618/TTU dan anggota.

Dalam upacara tersebut, Dandim 1618/TTU Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto, S.E, membacakan amanat Panglima Besar Jenderal Soedirman yang sarat dengan nilai-nilai perjuangan.

Pesan-pesan dari Jenderal Soedirman menegaskan pentingnya keberanian, keinsyafan, dan kesetiaan terhadap bangsa, serta mengingatkan prajurit TNI untuk tetap waspada dan tidak tergoda oleh hal-hal yang dapat melemahkan integritas mereka. 

Baca Juga: Kick Off PNM Liga Nusantara Hadir di Solo

"Prajurit Indonesia adalah patriot sejati yang selalu berpihak kepada rakyat dan mengabdikan jiwa serta raganya demi keluhuran bangsa dan negara," ujar Dandim mengutip amanat Panglima Besar Jenderal Soedirman. 

Tema Hari Juang tahun ini, "TNI AD Berjuang Bersama Rakyat," menjadi penegasan bahwa kekuatan TNI AD tidak hanya terletak pada kemampuan militer, tetapi juga pada sinergi kokoh dengan rakyat.

Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang dibacakan oleh Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto, S.E., disampaikan apresiasi atas kontribusi seluruh prajurit dalam berbagai program seperti Ketahanan Pangan, Manunggal Air, dan pembangunan infrastruktur di daerah terpencil. 

"Kehadiran TNI AD di tengah rakyat tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjadi solusi nyata dalam menghadapi tantangan seperti krisis pangan, air, dan bencana alam," kata Dandim usai Upacara. 

Hari Juang TNI AD tidak hanya menjadi momen untuk mengenang perjuangan para pendahulu, tetapi juga untuk merefleksikan nilai-nilai yang menjadi dasar pengabdian prajurit TNI AD. Korps Infanteri, sebagai pasukan jalan kaki pertama di TNI AD, menjadi simbol ketangguhan dan dedikasi dalam menjaga kedaulatan negara. 

Baca Juga: Bulog NTT Bakal Luncurkan Aplikasi MyRPK Diperuntuk Bagi Sahabat RPK Bertransaksi

"Peringatan ini adalah momentum untuk memperkuat soliditas dan profesionalisme prajurit, sekaligus mengokohkan sinergi TNI AD dengan rakyat dalam menjaga keutuhan NKRI," tambah Dandim. 

Sebagai penutup, Didit Prasetyo mengajak seluruh komponen bangsa untuk terus bersatu, saling mendukung dan bersama-sama mewujudkan visi besar Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo dalam mewujudkan visi besar menuju Indonesia Emas 2045. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jude Lorenzo Taolin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X