Aktivitas Vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki Meningkat, Zona Rekomendasi Diperluas dari Radius 8 Kilometer jadi 9 Kilometer

photo author
Lidya Radja, NTT Hits
- Minggu, 10 November 2024 | 12:37 WIB
Gunung Api Ile Lewotobi Laki Laki
Gunung Api Ile Lewotobi Laki Laki

NTTHits.com, Sikka – Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan perubahan zona rekomendasi yang sebelumnya radius 8 kilometer untuk sektoral Barat Daya – Barat Laut menjadi 9 kilometer, diberlakukan sejak Sabtu, 9 November 2024, akibat adanya peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan pada Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT

Perubahan zona rekomendasi tersebut, artinya masyarakat atau pengunjung tetap tidak diperbolehkan melakukan aktivitas apapun dalam radius 7 kilometer dari puncak erupsi Gunung Lewotobi Lak-Laki dan radius 9 kilometer untuk sektoral Barat Daya – Barat Laut.

Baca Juga: Soeratin Cup U17, Menang Tipis 1-0, Kristal FC Lolos 16 Besar

Merujuk catatan PVMBG, Gunung Lewotobi Laki-Laki beberapa kali mengalami erupsi eksplosif besar dalam dua hari terakhir, yaitu pada Jumat 8 November 2024 terjadi rentetan erupsi. Diawali dengan erupsi pada pukul 01:25 WITA dengan tinggi kolom erupsi sekitar 5000 meter dari atas kawah Gunung Lewotobi Laki-Laki dan diikuti dengan awan panas sejauh 3000 meter ke arah timur laut.

Erupsi berikutnya terjadi pada pukul 07:48, 10:23, 10:44 dan 13:14 WITA dengan tinggi kolom erupsi berkisar 1.000 – 2.500 meter. Pada pukul 13:55 WITA kembali terjadi erupsi eksplosif dengan tinggi kolom mencapai 8.000 meter, intensitas tebal condong ke arah Barat Daya, Barat, dan Barat Laut.

Baca Juga: BRI Salurkan Beasiswa untuk Anak TNI dan Polri sebagai Peringatan Hari Pahlawan 2024

Kemudian, Sabtu 9 November 2024 pukul 04:47 WITA terjadi erupsi dengan kolom erupsi mencapai 9.000 meter, kolom berwarna coklat kelabu tebal dan condong ke Barat Daya, Barat dan Barat Laut. Erupsi ini diikuti juga dengan kejadian Awan Panas dengan jarak luncur lk. 2.000 meter dari pusat erupsi ke arah barat laut. Erupsi berikutnya terjadi pada pukul 07:16, 08:50, 11:23, 12:33, 12:53, 15:08, 16:40, 18:15, 19:42 WITA dengan tinggi kolom erupsi berkisar 1.000 – 6.000 meter.

Siapkan Pos Pengungsian Tambahan

Melihat aktivitas dan juga cakupan radius zona bahaya bertambah luas, pemerintah dalam hal ini dibawah kendali BNPB kembali membuka beberapa titik lokasi pengungsian. Ini dilakukan karena titik – titik lokasi pengungsian yang terletak di Kabupaten Flores Timur sudah tidak cukup menampung pengungsi yang terus bertambah.

Satu tempat pengungsian terbaru yang sudah mulai menampung masyarakat yang menungsi sejak kemarin sore adalah SDK Eputobi yang berada di Kecamatan Titehena. Rencananya jika pengungsi masih terus bertambah, akan kembali disiapkan titik – titik pengungsian lainnya.

Baca Juga: 18 Tetua Nusak Rote Deklarasi Dukung Paket Sahabat Jonas-Alo di Kampanye Umum Terbuka

Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat BNPB, Agus Riyanto selaku koordinator perwaklian BNPB yang bertugas di titik tersebut melaporkan data pada Sabtu, 9 November 2024, terdapat sebanyak 1.049 masyarakat dari tujuh desa mulai mengungsi sejak sore kemarin.

Mengingat ini adalah hari pertama pos pengungsian berfungsi, BNPB berkolaborasi dengan pihak lainnya terus berupaya memberikan layanan yang terbaik bagi para pengungsi, antara lain dengan menyiapkan tenda tambahan jika memang nantinya Gedung sekolah tidak dapat menampung para masyarakat.

Baca Juga: Kampanye di Oetete, Jonas Salean : Tak Ada Wali Kota Yang Berani Berkantor di Kelurahan Karena Yang Lain Hanya Janji

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lidya Radja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X