NTTHits.com, Maluku - Banjir merendam lima kecamatan di Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku sejak Rabu, 10 Juli 2024 yang mengakibatkan 1.938 jiwa dan 562 rumah terdampak.
Lima kecamatan terdampak tersebut berada di wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat yaitu, Kecamatan Kairatu, Kecamatan Kairatu Barat, Kecamatan Inamosol, Kecamatan Huamual dan Kecamatan Huamual Belakang terdampak dengan tinggi muka air mencapai 50cm.
Data yang diterima Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), selain 1.938 jiwa dan 562 rumah terdampak, tercatat juga sebanyak 8 warga mengungsi, 1 unit fasilitas kesehatan terendam air dan 3 jembatan antar desa terdampak sehingga membuat akses transportasi dan aktivitas perekonomian dan sosial masyarakat terganggu.
Kabupaten Seram Bagian Barat Provinsi Maluku masih berpotensi hujan lebat dengan status waspada hingga hari ini, Jumat, 12 Juli 2024 berdasar laporan peringatan dini yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Baca Juga: Bersama BRI, Cokelat nDalem Mengukir Manisnya Usaha Mikro
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seram Bagian Barat masih terus melakukan monitoring, pendataan dan berkoordinasi dengan aparat setempat di lokasi terdampak untuk mengantipasi kemungkinan adanya dampak lanjutan yang masih berpotensi terjadi.