Tiga Hari Kelangkaan BBM di Labuan Bajo, Ini Penjelasan Pertamina

photo author
Lidya Radja, NTT Hits
- Rabu, 10 Juli 2024 | 19:49 WIB
Tangki Pertamina
Tangki Pertamina

NTTHits.com, Labuan Bajo - Perbaikan jalan jalur Ruteng-Lembor-Labuan Bajo dan jalan licin yang tidak aman untuk dilalui mobil tangki, penyebab terganggunya ritasi pengiriman pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) ke wilayah tersebut.

Akibat hal tersebut terjadi kelangkaan BBM yang menyebabkan antrian kendaraan untuk mengisi BBM, hal ini terjadi sejak Minggu, 7 Juli 2024 di SPBU kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Juga: Permudah Pembayaran Premi Asuransi, BRI Jalin Kerja Sama dengan Manulife Indonesia

"Ritasi pengiriman BBM yang terganggu dikarenakan adanya perbaikan jalan dan jalan licin yang tidak aman untuk dilalui mobil tangki yang melintasi daerah Cireng jalur Ruteng -Lembor- Labuan Bajo,"kata Area Manager Communication, Relation dan CSR Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, dalam siaran pers tertulis yang diterima media ini, Rabu, 10 Juli 2024.

Ahad menjelaskan, saat ini untuk progress perbaikkan jalan sepanjang 12,17 km sudah dalam tahap preservasi jalan yaitu pelebaran jalan dilakukan ke arah tebing, sehingga harus dilakukan buka tutup jalan tersebut guna keselamatan kontruksi maupun pengguna jalan. 

Baca Juga: Telah Hadir di Kota Kupang Rumah Makan Rindu Minang Tersedia 39 Menu

"Kami sudah berkordinasi dengan Pemda, Polres dan Satker jalan nasional untuk mobil tangki kami mendapatkan prioritas lewat tanpa menunggu buka tutup, saat ini sedang dalam proses normalisasi penyaluran untuk SPBU area Labuan Bajo,"tambah Ahad.

Pihak Pertamina Sales Area wilayah Kupang - SBM Rayon III NTT sementara melakukan monitoring stock dan next supply BBM di wilayah SPBU kabupaten Manggarai Barat. Selain itu juga telah berkoordinasi dengan pengawas SPBU dan Polres setempat untuk mengatur dan menertibkan antrian. (*)


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lidya Radja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X