Minyak Goreng Subsidi Mahal dan Langka, Disperindag Kota Kupang Acuh

photo author
Lidya Radja, NTT Hits
- Rabu, 8 Februari 2023 | 15:29 WIB
Minyak Goreng Subsidi
Minyak Goreng Subsidi

NTTHits.com, Kupang - Minyak goreng subsidi pemerintah "MinyakKita" di sejumlah pasar dan pedagang di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mendadak langka dan mahal.

Minyak goreng subsidi pemerintah mendadak langka di pasaran, jika adapun, minyak yang seharusnya dibandrol dengan harga Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp.14ribu per liter, namun faktanya, ditemukan pedagang di sejumlah pasar menjual  dengan harga diatas HET yakni kisaran Rp.15 -17ribu per liter.

 

"Yang berwewenang untuk intervensi harga dan kebijakan lainnya itu Disperindag, bukan kami, kita hanya monitor harga-harga,istilahnya jaga kebun, "kata Kepala PD.Pasar Oebobo Kota Kupang, Ferdinandus Leu, Rabu, 8 Pebruari 2023.

Baca Juga: Langka Minyak Goreng Subsidi, Harga Minyak Kita Tembus Rp.17Ribu

Sebelumnya, berdasar hasil pemantauan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Oebobo, Kota Kupang, kelangkaan dan harga minyak goreng subsidi melambung dari harga HET dan bervariatif di tingkat distributor dan pedagang di sejumlah pasaran.

Asisten III sekaligus Plt. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Kupang, Yanuar Dalli saat di konfirmasi terkait kelangkaan dan harga minyak goreng subsidi, yang melambung  naik dari HET yang ditentukan melalui  pesan Whatsapp, hanya memberikan arahan agar mewawancarai pihak PD Pasar.

Baca Juga: KPPU Periksa Empat Saksi Perkara Minyak Goreng Nasional

"Coba konfirmasi ke PD.Pasar," tulis Yanuar 

Gejolak kelangkaan minyak goreng dan naiknya harga minyak menjadi keresahan para ibu- ibu rumah tangga dan sejumlah warga konsumen atau pembeli, yang acapkali tidak mendapatkan stok minyak goreng, dan kalaupun ada  harga minyak tersebut berbeda dengan harga yang telah ditentukan. (*) 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lidya Radja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sasando Dia, Sinergi Perkuat Ekonomi NTT

Selasa, 3 Maret 2026 | 21:05 WIB
X