Setor Rp.10 Milliar, DPRD Tidak Tahu Besaran Deviden Bank NTT ke Kas Daerah Kota Kupang

photo author
Lidya Radja, NTT Hits
- Minggu, 30 April 2023 | 11:15 WIB
Suasana Ruang Sidang DPRD Kota  Kupang
Suasana Ruang Sidang DPRD Kota Kupang

NTTHits.com, Kupang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mempertanyakan pengelolaan pembiayaan daerah, berupa penyertaan modal  ke Bank NTT sebesar  Rp.10 milliar setiap tahun.

"Tahun 2022, pemerintah kota Kupang menginvestasikan uang rakyat sebesar Rp.10 milliar, apa yang pemerintah dan rakyat dapat sebagai kompensasi, berapa besarannya,?"kata Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Kupang, Thobia Pandie, Minggu, 30 April 2023.

Baca Juga: Bulatkan Tekad Maju Calon Walikota Kupang, Jonas Salean Punya Strategi dan Misi Bagi ASN

DPRD tidak tahu menahu terkait kompensasi atas penyertaan modal, berapa besar deviden atau pembagian laba, kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki dalam setahun, dan berbagai bantuan CSR yang diterima pemerintah Kota Kupang, dalam bentuk apa dan dimana saja.

Selain mempertanyakan besaran kompensasi dari penyertaan modal senilai Rp.10 milliar, fraksi  Gerindra juga menyoal bahwa DPRD sebagai unsur pemerintah daerah,  acapkali tidak mendapatkan informasi tentang Return on Investment (ROI) atau perhitungan untuk mengukur seberapa efisien suatu investasi, pertumbuhan pendapatan Bank NTT maupun tingkat resikonya.

Baca Juga: Amankan Asean Summit di Labuan Bajo, Polda NTT Kerahkan 1.660 Personil

"DPRD sebagai unsur dari pemerintah daerah tidak mendapat informasi tentang ROI, pertumbuhan pendapatan Bank dan tingkat resikonya, padahal dari berbagai media kita dapat informasi tentang goncangan dalam tubuh bank NTT,"tutup Thobia.

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lidya Radja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sasando Dia, Sinergi Perkuat Ekonomi NTT

Selasa, 3 Maret 2026 | 21:05 WIB
X