OJK NTT dan PUJK Gencar Edukasi Keuangan Syariah bagi Santri di Kabupaten Kupang

photo author
Lidya Radja, NTT Hits
- Senin, 17 Maret 2025 | 10:14 WIB
Kepala OJK NTT, Japermen Manalu
Kepala OJK NTT, Japermen Manalu

NTTHits.com, Batakte - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Kupang dan PT Pegadaian Syariah Kantor Cabang Kupang menggelar Edukasi Keuangan Syariah bagi santri dan pengajar di Pondok Pesantren Hidayatullah, di Batakte, Kabupaten Kupang, Jumat, 14 Maret 2025.

Kepala OJK NTT, Japarmen Manalu, dalam sambutannya menekankan pentingnya edukasi keuangan syariah sejak dini, sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis prinsip-prinsip syariah.

Baca Juga: BMKG Ingatkan Potensi Tsunami Saat Lebaran 2025, Waspadai Area Bandara NYIA Kulonprogo

“Santri memiliki potensi besar sebagai agen perubahan di masyarakat. Melalui edukasi ini, kami ingin membangun generasi santri yang melek finansial, paham akan prinsip ekonomi syariah, dan mampu mengelola keuangan secara bijak” kata Japarmen.

Ia menambahkan, ekonomi dan keuangan syariah memiliki prospek yang menjanjikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Sejalan dengan Strategi Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2024, sektor ini diharapkan menjadi sumber pertumbuhan baru yang mendukung Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045, sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2024.

Baca Juga: Belum Reda Kasus BBM dan Minyakita Oplosan, Kini Terungkap Skandal LPG Oplosan Senilai Rp10 Miliar

Berdasarkan survei literasi dan inklusi keuangan tahun 2024, indeks literasi keuangan syariah di Indonesia mencapai 39,11 persen, meningkat signifikan dibandingkan tahun 2022. Meskipun demikian, tingkat literasi keuangan syariah di Provinsi NTT masih perlu ditingkatkan agar masyarakat dapat lebih optimal dalam memanfaatkan produk dan layanan keuangan berbasis syariah. Dalam kegiatan ini, santri mendapatkan pemahaman tentang konsep dasar keuangan syariah, termasuk tabungan dan investasi syariah yang bebas riba, prinsip akad dalam transaksi syariah, seperti murabahah, mudharabah, dan ijarah, pengelolaan keuangan pribadi berbasis syariah serta mengenali praktik keuangan ilegal dan bagaimana menghindarinya. Antusiasme peserta sangat tinggi, terlihat dari interaksi aktif dalam sesi diskusi.

 

 

Dalam kegiatan ini, santri mendapatkan pemahaman tentang konsep dasar keuangan syariah, termasuk tabungan dan investasi syariah yang bebas riba, prinsip akad dalam transaksi syariah, seperti murabahah, mudharabah, dan ijarah, pengelolaan keuangan pribadi berbasis syariah serta mengenali praktik keuangan ilegal dan bagaimana menghindarinya. Antusiasme peserta sangat tinggi, terlihat dari interaksi aktif dalam sesi diskusi.

Beberapa santri mengungkapkan ketertarikan untuk mulai menabung di bank syariah dan ingin memahami lebih jauh tentang investasi halal. Selain meningkatkan pemahaman, edukasi ini juga bertujuan untuk memperluas akses terhadap layanan keuangan syariah di NTT.

Baca Juga: TNI Dilibatkan dalam Penanganan Narkotika, Langkah Tepat atau Berlebihan?

Sebagai langkah konkret dalam mendorong inklusi keuangan syariah, telah dilaksanakan Product Matching, yaitu penyerahan simbolis produk keuangan syariah dari BSI Kantor Cabang Kupang dan PT Pegadaian Syariah Kantor Cabang Kupang kepada santri Pondok Pesantren Hidayatullah.

Dalam kegiatan ini, santri mendapatkan akses langsung ke produk keuangan syariah, di antaranya Simpanan Pelajar (SimPel) dan Tabungan Haji Muda dari BSI, untuk membangun kebiasaan menabung sejak dini sesuai dengan prinsip Syariah dan Tabungan Emas dari Pegadaian Syariah, sebagai alternatif investasi yang aman dan sesuai dengan nilai-nilai syariah. Dengan adanya product matching ini, diharapkan santri dapat memulai perjalanan finansial mereka dengan produk keuangan syariah yang amanah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lidya Radja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sasando Dia, Sinergi Perkuat Ekonomi NTT

Selasa, 3 Maret 2026 | 21:05 WIB
X