NTTHits.com, Kupang - Bank Indonesia (BI) perwakilan Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mengedarkan uang sebanyak Rp.3,2 triliun guna memenuhi kebutuhan rupiah di masyarakat.
"Bank Indonesia senantiasa berupaya untuk selalu memenuhi kebutuhan rupiah di masyarakat dalam jumlah nominal yang cukup,"kata Kepala perwakilan BI NTT, Agus Sistyo Widjajati, saat peluncuran Bemo CBP QRIS, Jumat, 16 Agustus 2024.
Baca Juga: Puluhan Kendaraan Angkutan Umum Bemo di Kota Kupang Mulai Terapkan Bayar Pakai QRIS
Menurut dia sejak bulan Januari hingga Juli 2024, BI telah mengedarkan uang ke masyarakat sebanyak Rp.3,2 triliun. Selanjutnya, dalam mempersiapkan periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru 2025, serta pelaksanaan pesta politik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), BI NTT memproyeksikan kebutuhan uang sebanyak Rp.2,9 triliun.
Selain itu, dalam upaya nya memenuhi kebutuhan rupiah di masyarakat, Bank Indonesia juga turut mengkampanyekan Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah melalui sosialisasi-sosialisasi di berbagai media baik cetak maupun digital.
"Kami terus berupaya mengkampanyekan CBP Rupiah di masyarakat secara umum, tahap demi tahap terus diedukasi, sosialisasi melalui sarana sarana publik dan media, baik cetak maupun digital,"tambah Agus.
Baca Juga: Ketua PSI NTT Pastikan Satukan Langkah Menangkan Melki-Johni di Pilkada NTT
Uang tunai yang berlaku sebagai mata uang di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menurut Undang Undang No. 7 Tahun 2011 adalah Rupiah. Untuk itu, Bank Indonesia senantiasa berupaya untuk selalu memenuhi kebutuhan rupiah di masyarakat dalam jumlah nominal yang cukup. (*)