Ini Empat Komoditas Makanan Penyebab Deflasi NTT Sebesar 0,14 Persen

photo author
Lidya Radja, NTT Hits
- Senin, 1 April 2024 | 22:01 WIB
Kepala BPS NTT, Matamira Kale
Kepala BPS NTT, Matamira Kale

NTTHits.com, Kupang - Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Timur (NTT) menyebutkan, daging babi, ikan tembang, tomat dan daging ayam ras menjadi empat komoditas penyumbang deflasi sebesar 0,14 persen di NTT.

"Deflasi bulan ini, utamanya disebabkan oleh turunnya harga beberapa jenis makanan seperti daging babi, ikan tembang, tomat dan daging ayam ras,"kata Kepala BPS NTT, Matamira Kale, saat jumpa pers virtual, Senin, 1 April 2024.

Baca Juga: Satgas RAFI Pertamina Area Jatimbalinus Jamin Ketersediaan dan Penyaluran BBM - LPG Aman dan Lancar

Ia menjelaskan, pada Maret 2024 inflasi (MtM) NTT mengalami Deflasi sebesar 0,14 persen, setelah sebelumnya di bulan Pebruari 2024 juga mengalami Deflasi 0,16 persen dengan komoditas penyumbang deflasi bulanan terbesar yakni cabai rawit sebesar -0,24persen.

Jika dilihat berdasar kelompok pengeluaran, penyumbang terbesar Deflasi Maret 2024 yakni makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,38 persen diikuti transportasi 0,26persen.

Dibulan Maret ini, menurut dia, Inflasi kumulatif tahun kalender (YtD) sebesar 0,67persen, inflasi (yoy) NTT bulan Maret 2024 sebesar 1,92persen, jika dilihat berdasarkan kelompok pengeluaran, penyumbang inlfasi yoy adalah penyedia makanan dan minuman atau restoran sebesar 4,09persen, disusul makanan minuman dan tembakau sebesar 3,23persen,  perawatan pribadi serta jasa lainnya sebesar 2,64persen.

Dari sisi andil inflasi terbesar yakni makanan minuman dan tembakau sebesar 1,22persen, disusul penyedia makanan dan minuman 0,2persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,15persen.

Baca Juga: Pemkab Belu Tegaskan Proyek Jalan Onderlagh Oleh Kapolres Belu Dalam Kawasan Hutan. Kapolres Richo Simanjuntak Bersikeras di Luar Kawasan

Maret 2024, dua kabupaten/kota mengalami Deflasi yakni Timor Tengah Selatan (TTS) dan Maumere, sedangkan tiga kab kota lainnya yakni Waingapu, Ngada dan kota Kupang mengalami inflasi

Inflasi pada beberapa kota yang diamati di NTT, dimana inflasi yoy terbesar berada di kota Waingapu yakni sebesar 2,15persen, andil inflasi adalah makanan minuman dan tembakau sebesar 0,8persen dan untuk terendah inflasi yoy terjadi di Maumere sebesar 0,95persen.

Komoditas - komoditas yang mendorong dan menghambat Inflasi maret 2024 umumnya didominasi makanan, minuman dan tembakau yang sangat rentan terhadap perubahan dan tergantung pada banyak hal seperti pola permintaan dari konsumen, ketersediaan pasokan, jalur distribusi, kondisi cuaca atau kebijakan tertentu dari pemerintah.

Baca Juga: Proyek Jalan Onderlagh Rp3 Miliar Oleh Kapolres Belu Diduga Tanpa Izin Pemda, Merusak Kawasan Hutan Lindung

Penghambat Inflasi Maret 2024 terbesar adalah ikan tembang 0,1175persen, tomat -0,1097 karena produksi lokal yang mulai mencukupi kebutuhan sehingga harga menurun, angkutan udara juga mengalami penurunan karena permintaan yang rendah yang umumnya terjadi di bulan Maret 2024, harga daging babi juga menurun karena adanya virus ASF dan ayam ras terjadi stok yang berlimpah dipasaran menyebabkan harga menurun.

Sementara pendorong Inflasi terbesar adalah beras, telur ayam ras, cabe rawit, pisang dan emas perhiasan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lidya Radja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sasando Dia, Sinergi Perkuat Ekonomi NTT

Selasa, 3 Maret 2026 | 21:05 WIB
X