politik

Lantik Pejabat Eselon II, Gubernur NTT; Jabatan Ini adalah Mandat, Bukan Hak

Senin, 19 Mei 2025 | 16:04 WIB
Gubernur NTT Lantik pejabat eselon II Pemprov NTT. (Jose)

NTTHits.com, Kupang – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, memberikan pesan tegas dan penuh semangat kepada 15 pejabat eselon II yang dilantik pada Senin (19/5/2025) sore di Aula El Tari, Kupang.

Dalam sambutannya, Gubernur Melki menegaskan bahwa jabatan adalah mandat, bukan hak, dan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta integritas.

“Pelantikan ini bukan sekadar posisi administratif atau simbol status. Ini mandat yang harus dijawab dengan kerja keras, kinerja, dan prestasi,” ujar Gubernur Melki.

Baca Juga: Ini Dia 15 Pejabat Eselon II yang Dilantik Gubernur NTT Sore Ini

Ia menekankan pentingnya pelayanan publik yang berbasis merit system, dengan penilaian berkala dan ketat terhadap kinerja pejabat.

“Kami tidak segan-segan melakukan evaluasi. ASN harus berakhlak, adaptif, dan kolaboratif. Tingkatkan kualitas pelayanan publik yang berdampak langsung pada masyarakat,” tegasnya.

Gubernur juga mengingatkan agar para pejabat menjaga profesionalisme, menjunjung integritas, dan terus berinovasi dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan anggaran.

“Jangan jadikan keterbatasan anggaran sebagai alasan. Kita harus mampu memaksimalkan sumber daya yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kita juga terus mencari sumber pendanaan dari luar, bersama-sama,” ucapnya.

Baca Juga: Sekda NTT: Mutasi dan Pengisian Jabatan Lowong Akan Digelar Setelah Paskah

Ia mendorong lahirnya budaya kerja yang terbuka dan kompetitif, agar birokrasi NTT menjadi semakin unggul.

“Mentalitas ‘yang penting sudah bekerja’ harus ditinggalkan. ASN harus bekerja lebih dari yang diminta oleh Gubernur dan Wakil Gubernur. Bangun budaya kompetisi sehat, sehingga potensi ASN bisa terlihat secara terbuka,” tandas Gubernur Melki.

Mengakhiri arahannya, Gubernur berharap pejabat yang dilantik menjadi pemimpin yang menginspirasi dan menjadi teladan, bukan sekadar pemberi instruksi.

“Jadilah pemimpin yang dicontoh, bukan hanya menyuruh. Bangun sinergi dengan semua pihak. Mari bekerja dengan hati, demi kemajuan NTT,” tutupnya.***

Tags

Terkini