politik

Gubernur NTT: Kelola Koperasi Merah Putih dengan Profesional, Wujudkan Ekonomi Desa yang Tangguh

Jumat, 9 Mei 2025 | 08:48 WIB
Gubernur NTT Melki Laka Lena. (Humas NTT)

NTTHits.com, Kupang - Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, menegaskan pentingnya profesionalitas dalam pengelolaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai upaya nyata membangun ekonomi masyarakat dari tingkat paling dasar, yakni desa dan kelurahan.

Hal ini disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Pembentukan Koperasi Merah Putih Tingkat Provinsi NTT, yang berlangsung di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT, pada Kamis (8/5/2025).

“Pemerintah Provinsi NTT sepenuhnya mendukung kebijakan nasional dalam pengembangan Koperasi Merah Putih. Kunci utamanya adalah pengelolaan yang amanah, profesional, dan bertanggung jawab, demi keseimbangan manfaat bagi semua pihak,” tegas Gubernur.

Baca Juga: Gubernur NTT Resmikan Perluasan Uji Coba Telemedicine: Akses Layanan Kesehatan Kini Lebih Dekat

Ia menekankan bahwa insan koperasi harus kompeten dan menjunjung tinggi etika dalam berkoperasi. "Tidak boleh ada yang mendapat keuntungan lebih besar dengan mengorbankan pihak lain. Koperasi ini harus menjadi wadah ekonomi yang adil, merata, dan berkeadilan bagi seluruh anggota," ujar Melki.

Dalam 100 hari kerja awal, Gubernur menargetkan terbentuknya 44 unit Koperasi Merah Putih—masing-masing dua unit dari setiap kabupaten/kota.

Namun, antusiasme tinggi dari daerah telah melampaui target awal. “Hingga hari ini, tercatat sudah ada 67 koperasi yang diusulkan dari seluruh kabupaten/kota se-NTT,” ungkapnya.

Baca Juga: Gubernur Melki Laka Lena Apresiasi Kunjungan Kerja Wapres Gibran di NTT

Gubernur Melki juga mendorong seluruh Pejabat Eselon II di lingkungan Pemprov NTT untuk terlibat langsung dengan mengusulkan pembentukan koperasi di kampung halaman masing-masing.

“Ini adalah bentuk tanggung jawab moril kita membangun desa asal. Jadilah motor penggerak ekonomi rakyat,” imbuhnya.

Baca Juga: Dinilai Gagal Atasi Maraknya Illegal Logging di TTU, Politikus Partai Golkar Minta Gubernur NTT Nonaktifkan Kepala UPT KPH TTU

Di akhir sambutan, Gubernur berharap keberadaan Koperasi Merah Putih bisa bersinergi dengan koperasi-koperasi kredit atau simpan pinjam yang sudah berjalan selama ini.

“Kita ingin koperasi-koperasi ini saling menguatkan, bukan bersaing. Semuanya harus bergerak bersama demi pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.***

Tags

Terkini