Ia juga mendorong sekolah untuk mengembangkan pembelajaran berbasis potensi daerah. Misalnya, sekolah di daerah pesisir dapat mengarahkan siswa untuk memahami potensi kelautan, sementara sekolah dengan lahan luas bisa mengembangkan keterampilan pertanian.
"Tidak cukup hanya teori. Anak-anak harus diajak terjun langsung mengenal dan mengelola potensi daerah kita," imbuhnya.
Di akhir kunjungan, Gubernur berpesan agar siswa-siswi lebih inovatif dan kreatif dalam proses belajar, dengan membiasakan diri membaca, menulis, serta menganalisis isu-isu aktual.
Sebagai informasi, Program MBG di SMAN 7 Kupang dilaksanakan melalui distribusi dari SPPG Maulafa, melayani sebanyak 1.154 siswa.***